Home / HukumKriminal / Sosialisasi Sanksi Denda Tak Pakai Masker, Pengendara Dihukum Push-up  

Sosialisasi Sanksi Denda Tak Pakai Masker, Pengendara Dihukum Push-up  

LOMBOK BARAT, samawarea.com (8/8/2020)

Pasca disahkannya Perda tentang Penanggulangan Penyakit Menular atau Covid-19 oleh Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) NTB dan Pemerintah Provinsi NTB yang diperkuat Perbup Kabupatan Lombok Barat, Polsek Labuapi dan sejumlah anggota melakukan giat tahap sosialisasi. Sosialisasi awal ini dilakukan dengan melakukan razia terhadap para pengendara roda dua dan empat di Underpass Bajur, Jumat (7/8).

Kapolsek Labuapi, IPTU Jahyadi Sibawaih SH mengatakan, giat razia masker tersebut sebagai upaya sosialisasi kepada masyarakat terkait Perda NTB dan Perbup Lombok Barat yakni denda bagi ASN dan warga yang tidak mematuhi protokol kesehatan covid 19. “Ini tahapan sosialisasi kepada warga sebelum Perda dan Perbup denda Rp. 500 ribu diterapkan oleh Pemerintah NTB,” ungkapnya

Dalam giat sosialisasi tersebut petugas memberikan edukasi dan himbauan kepada warga dan pengendara roda dua dan roda empat agar selalu menggunakan masker untuk mencegah penularan covid 19. “Tahapan sosialisasi ini kita lakukan secara humanis, dan memberikan himbuan agar tetap menggunakan masker,” katanya

Untuk memberikan efek jera, petugas dari Polsek Labuapi memberikan sanksi teguran dan sanksi Push-Up bagi pengendara yang tidak menggunakan masker dan helm. “Saat giat berlangsung ada pengendara yang tidak gunakan masker dan helm, kita berikan sanksi berupa Push Up,” jelasnya

Rencananya tahapan sosialisasi Perda dan Perbup tersebut akan dilakukan selama dua pekan kedepan. Jika masih membandel maka sanksi tegas berupa denda siap diberikan. “Kita berharap agar warga masyarakat dapat mematuhi protokol Kesehatan Covid 19, guna mencegah penularan covid,” pintanya.

Adapun sanksi bagi ASN dan warga masyarakat yang tidak memakai masker di antaranya, tidak memakai masker di tempat umum atau fasilitas umum, dan tempat ibadah dikenakan sanksi denda sebesar Rp. 100.000. Tidak mematuhi protokol kesehatan penanggulangan penyakit menular yang telah diterapkan seperti kegiatan social, keagamaan, budaya dikenakan sanksi sebesar Rp. 250.000. Setiap ASN yang tidak memakai masker di tempat umum, fasilitas umum, tempat ibadah, dan tempat lainnya ditentukan atau tidak mematuhi protokol penanggulangan penyakit menular yang telah ditetapkan dikenakan sanksi denda sebesar Rp. 200.000. Setiap pengurus dan  penanggungjawab tempat atau fasilitas umum, ibadah yang tidak melaksanakan kewajiban dalam rangka penanggulangan penyakit menular dikenakan sanksi denda sebesar Rp.500.000. (SR)

Lihat Juga

Curi Motor di Café, Pelaku Ditangkap Saat Main Bilyard

DOMPU, samawarea.com (22/9/2020) Aksi curanmor di wilayah hukum Polres Dompu tidak pernah berhenti. Namun demikian, ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *