Warga Brang Bara Sumbawa dan Maluk KSB Positif Covid

oleh -22 views
bankntb

SUMBAWA BESAR, samawarea.com (6/8/2020)

Kamis (6/8/2020) hari ini tercatat 15 kasus baru positif covid. Hal ini terungkap berdasarkan hasil pemeriksaan 121 sampel di Laboratorium PCR RSUD Provinsi NTB, Laboratorium PCR RS Universitas Mataram, Laboratorium PCR Genetik Sumbawa Technopark, Laboratorium PCR RSUD R. Soedjono Selong, Laboratorium TCM RSUD Kota Mataram, dan Laboratorium TCM RSUD H.L. Manambai Abdulkadir. Dari 15 kasus baru ini, terdapat satu warga Kabupaten Sumbawa dan satu warga Kabupaten Sumbawa Barat.

amdal

Untuk Kabupaten Sumbawa, teridentifikasi sebagai pasien nomor 2231, an. N, perempuan, usia 57 tahun, warga Kelurahan Brang Bara, Kecamatan Sumbawa. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini dirawat di Ruang Isolasi RSUD H.L. Manambai Abdulkadir. Kemudian, di Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) teridentifikasi sebagai pasien nomor 2233, an. EBS, perempuan, usia 35 tahun, warga Desa Maluk, Kecamatan Maluk. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini dirawat di Ruang Isolasi RSUD Asy-Syifa Sumbawa Barat. Meski ada 15 kasus baru, namun pada hari yang sama tercatat 27 warga NTB sembuh dari Covid. Paling banyak di Pulau Lombok termasuk Kota Mataram. Sisanya Kota Bima.

Sekretaris Daerah Selaku Ketua Pelaksana Harian Gugus Tugas Provinsi Nusa Tenggara Barat, Drs. H. Lalu Gita Ariadi, M.Si dalam keterangan persnya malam ini mengakui jumlah kasus baru dan kesembuhan baru. Dengan adanya tambahan 15 kasus baru terkonfirmasi positif, 27 tambahan sembuh baru, dan tidak ada kasus kematian baru, maka jumlah pasien positif Covid-19 di Provinsi NTB sampai hari ini (6/8/2020) sebanyak 2.238 orang. Perinciannya, 1.407 orang sudah sembuh, 125 meninggal dunia, serta 706 orang masih positif dan dalam keadaan baik.

Baca Juga  Kembali Kunjungi Lombok, Presiden Serahkan Langsung Bantuan Korban Gempa

Untuk mencegah penularan dan deteksi dini penularan Covid-19, ungkap Sekda, petugas kesehatan tetap melakukan Contact Tracing terhadap semua orang yang pernah kontak dengan yang terkonfirmasi positif. Diharapkan juga kepada petugas kesehatan di kabupaten/kota melakukan identifikasi epicentrum penularan setempat Covid-19 guna dilakukan tindakan pencegahan dan pengendalian penyebaran virus Covid-19. (JEN/SR)

iklan bapenda