Home / Ekonomi / Galakkan Gemarikan, Sumbawa Targetkan Bebas Stunting

Galakkan Gemarikan, Sumbawa Targetkan Bebas Stunting

SUMBAWA BESAR, samawarea.com (5/8/2020)

Safari Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan (Gemarikan) kembali diselenggarakan Direktorat Jenderal Penguatan Daya Saing Produk Kelautan dan Perikanan Kementerian Kelautan dan Perikanan bersama anggota Komisi IV DPR RI Dapil Pulau Sumbawa, H. Johan Rosihan, ST di Kabupaten Sumbawa. Kegiatan yang dihadiri Bupati Sumbawa diwakili Staf Ahli Bidang Sumber Daya Aparatur dan Kemasyarakatan Drs. Zainal Abidin ini bertujuan mengampanyekan gerakan mengkonsumsi ikan bagi masyarakat, digelar di rumah aspirasi H. Johan Rosihan, ST., Rabu (5/8).

Direktur Jendral Penguatan Daya Saing Produk Kelautan dan Perikanan RI dalam sambutan tertulisnya yang disampaikan Kepala Bidang Penguatan Daya Saing Produk Kelautan Dan Perikanan Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi NTB, Ir. Sri Wijayaningsih M.Si menyampaikan upaya menggalakkan Gemarikan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat terhadap kandungan gizi dan manfaat mengonsumsi ikan, juga untuk meningkatkan pemenuhan gizi terhadap warga yang terdampak pandemi Covid-19.

Disebutkan, peningkatan Angka Konsumsi Ikan (AKI) Nasional pada tahun 2019 sebesar 54,64 Kg/Kapita dan diperkirakan akan meningkat menjadi 62,05 Kg/Kapita dalam 5 tahun kedepan. Namun berdasarkan data yang ada, ia juga menyebut angka konsumsi ikan di berbagai daerah di Indonesia bervariasi. Di Sumbawa, angka konsumsi ikan masyarakatnya sebesar 47,37 Kg/Kapita. Meskipun angka tersebut lebih tinggi dari pencapaian angka konsumsi ikan Provinsi NTB yaitu 40,61 Kg/Kapita, namun masih dibawah angka konsumsi ikan secara nasional.

Kegiatan ini diapresiasi dan disambut baik Bupati Sumbawa. Dalam sambutan tertulisnya, ia menyebut kampanye mengkonsumsi ikan dan pemberian bantuan olahan ikan yang dilakukan hari ini tidak hanya mendukung penanganan dampak Covid-19 di Kabupaten Sumbawa, tetapi juga mampu menangani masalah lain yang masih terjadi di Kabupaten Sumbawa, yakni stunting. Lebih lanjut disebutkan, Kabupaten Sumbawa dengan kekayaan sumber daya kelautan dan perikanan yang cukup besar dan beragam untuk kebutuhan protein harusnya dapat terbebas dari stunting. Karena itu, kedepan ia berharap Pemerintah Kabupaten Sumbawa serta organisasi kemasyarakatan lainnya dapat melaksanakan kegiatan serupa, sehingga secara bertahap Kabupaten Sumbawa akan terbebas dari stunting. (SR)

Lihat Juga

Pilkada Langsung Keempat Adalah Kemenangan Pasangan Nomor 4

SUMBAWA BESAR, samawarea.com (24/9/2020) Calon Bupati dan Wakil Bupati Sumbawa, Drs. H. Mahmud Abdullah—Dewi Noviany ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *