Home / HukumKriminal / Dua Orang ini Paling Dicari Polisi

Dua Orang ini Paling Dicari Polisi

SUMBAWA BESAR, samawarea.com (29/6/2020)

Hingga kini dua terduga pelaku kasus pemerkosaan siswi SMA yang terjadi di kawasan Samota, Sumbawa, beberapa waktu lalu, masih dalam pencarian polisi. Untuk mempersempit ruang gerak terduga pelaku, salah satunya dengan meliris sketsa wajah penjahat kelamin tersebut. Ini dilakukan agar masyarakat bisa ikut berperan minimal memberikan informasi terkait keberadaan kedua terduga pelaku.

Kapolres Sumbawa, AKBP Widy Saputra SIK dalam keterangan persnya kepada samawarea.com malam ini mengatakan, sketsa wajah pelaku berdasarkan keterangan saksi dan korban yang kemudian diolah Tim Inafis. Ia berharap dengan dipublikasikannya sketsa ini akan memudahkan polisi untuk mengidentifikasi identitas terduga maupun keberadaannya. Nantinya sebaran sketsa ini akan diperluas ke semua Polsek wilayah hukum Polres Sumbawa maupun di Polres tetangga. Meski demikian, Kapolres memperkirakan kedua terduga ini masih berada di wilayah Sumbawa. Pihaknya memiliki ruang gerak yang terbatas mengingat situasi covid saat ini. Namun demikian, anggotanya terus melakukan penyelidikan untuk mencari petunjuk keberadaan terduga.

Seperti diberitakan, kasus pemerkosaan ini menimpa Bunga (bukan nama sebenarnya) siswi SMA di Kabupaten Sumbawa, Jumat siang. Berawal ketika Bunga bersama kekasihnya duduk di pesisir Pantai Samota. Seorang penjaga kebun mendatangi keduanya untuk menanyakan apakah mereka memiliki handphone. Korban mengaku tidak memilikinya. Tak berselang lama muncul dua orang pria dari balik batu karang menghampiri korban. Kepada korban dan kekasihnya, keduanya mengaku sebagai aparat. Dan meminta penjaga kebun menyerahkan keduanya kepada mereka untuk diproses. Penjaga kebun itupun meninggalkan korban dan kekasihnya. Lalu keduanya dibawa agak menjauh dari lokasi semula. Saat itulah, pelaku meminta YD—kekasih korban untuk melepas semua pakaian yang dikenakan. Kemudian pakaian ini digunakan pelaku untuk mengikat YD lalu dipisahkan dengan korban. Pelaku lainnya mengancam korban menggunakan parang. Karena takut, Mawar hanya bisa pasrah. Pelaku itu kemudian membuka celana korban secara paksa, setelah itu memperkosa korban. Setelah usai, muncul pelaku lainnya yang sebelum membawa kekasih korban menjauh dari korban. Pelaku inipun bergantian memperkosa korban, sedangkan rekan pelaku juga bergantian menjaga kekasih korban yang berada di laut.

Selanjutnya korban dan kekasihnya dibawa kembali ke lokasi semula, lalu ditinggalkan. Dua hari berlalu, kasus pemerkosaan inipun diketahui ibu korban yang curiga melihat anaknya menangis dan trauma. Kepada ibunya, korban berterus terang. Tentu saja ibunya kaget dan langsung menyampaikan kepada ayah korban. Pagi itu juga, kasus tersebut dilaporkan ke Polres Sumbawa. (SR)

Lihat Juga

Ungkap Kecurigaan Warga, Polisi Grebeg Rumah Tersangka Narkoba

LOMBOK BARAT, samawarea.com (28/6/2020) Tak ada tempat bagi pengguna dan pengedar narkoba di wilayah hukum ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *