Home / Ekonomi / Hindari Kerumunan, Kades Muer Bagi BLT-DD Door to Door

Hindari Kerumunan, Kades Muer Bagi BLT-DD Door to Door

KERJASAMA SAMAWAREA DENGAN DINAS PMD KABUPATEN SUMBAWA

SUMBAWA BESAR, samawarea.com (31/5/2020)

Pemerintah Desa Muer Kecamatan Plampang Kabupaten Sumbawa mulai menyalurkan kembali Bantuan Labgsung Tunai (BLT) sebagai bentuk perhatian pemerintah desa untuk mengurangi dampak ekonomi akibat pandemi virus corona. Bantuan pemerintah melalui Dana Desa berupa pemberian uang senilai Rp 600.000 selama 3 bulan tersebut diserahkan langsung oleh Kades Muer, Asyari kepada kepala keluarga (KK). Saat penyerahan Kades didampingi Bhabinsa, Bhabinkamtibmas, dan BPD, Sabtu (30/5).

Kepala Desa Muer Asyari Kepada Wartawan Samawarea Biro Sumbawa Timur menyebutkan, tercatat 58 KK yang berhak memperoleh Bantuan Langsung Tunai (BLT) dari Dana Desa (DD) ini. Penerima ini tersebar di Dusun Muer, Dusun Buin Cente, Dusun Kalepe, Dusun Jompong dan Dusun Telaga Lompa.

Selain BLT DD, ungkap Gabung Asyari—akrab ia disapa, warganya menerima berbagai bantuan dari pemerintah. Yaitu BLT Kemensos 142 KK, PKH 141 KK, BPNT 58 KK dan JPS Gemilang 20 KK. Khusus BLT-DD pendataannya melalui RT lalu dimusyawarahkan dengan BPD dan Kadus untuk selanjutnya divalidasikan guna mengantisipasi adanya penerima ganda atau nama ganda. “Ketika ada data atau penerima ganda ditemukan maka dapat digantikan dengan nama sasaran yang layak. Bagi warga penerima manfaat diwajibkan menunjukkan kartu tanda penduduk dan kartu keluarga saat mengambil bantuan BLT,” jelasnya.

Dalam kegiatan tersebut, pembagiannya tetap mengikuti protokol covid-19. Penyaluran dana BLT secara keseluruhan dilaksanakan secara door to door. “Kami berharap penyaluran BLT-DD dan bantuan lainnya ini bisa membantu meringankan beban masyarakat akibat pandemi covid-19 ini,” pungkasnya. (BUR/SR)

Lihat Juga

Menuju New Normal, Polda NTB Optimalkan Ketahanan Pangan di Lombok Barat

MATARAM, samawarea.com (3/7/2020) Pandemi Corona Virus Disease 2019 atau Covid-19, saat ini memasuki masa transisi ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *