Home / Kesehatan / Dua Dokter Spesialis RSUD Sumbawa Positif Covid, Pelayanan Bedah Terhenti

Dua Dokter Spesialis RSUD Sumbawa Positif Covid, Pelayanan Bedah Terhenti

SUMBAWA BESAR, samawarea.com (1/6/2020)

RSUD Sumbawa kini tak lagi memiliki dokter spesialis bedah. Sebab dua orang dokter spesialis bedahnya, terpapar virus corona dan kini dalam perawatan medis di RS. Manambai Abdulkadir (RSMA). Sebelumnya , Jumat, 29 Mei lalu, dokter spesialis bedah berinisial GI (45) dengan label Pasien nomor 591, dinyatakan positif covid setelah kontak dengan pasien positif Covid. Kini bertambah satu lagi dokter spesialis bedah yang positif covid. Adalah pasien nomor 670, an. Tn. MSP, laki-laki, usia 42 tahun asal Desa Klumpu, Kecamatan Nusa Penida, Kabupaten Klungkung, Bali. Dokter spesialis ini tidak pernah melakukan perjalanan ke daerah terjangkit Covid-19, tapi kontak dengan orang bergejala Covid19.

Direktur RSUD Sumbawa, dr. Dede Hasan Basri yang dihubungi samawarea.com, Selasa (2/6) pagi ini, mengakui sudah dua dokter spesialis bedahnya positif Covid setelah adanya tambahan satu orang lagi hasil pemeriksaan Laboratorium TCM RSUD H.L. Manambai Abdulkadir, dan Laboratorium Genetik Sumbawa Technopark. Dengan positifnya dua orang dokter spesialis bedah ini, pelayanan di spesialis bedah (operasi bedah) di RSUD Sumbawa, terhenti. “Tidak ada lagi dokter spesialis bedah di RSUD Sumbawa,” kata dr Dede.

Sebenarnya dokter spesialis bedah di RSUD Sumbawa ungkap dr Dede, ada tiga orang. Namun satu orang spesialis bedah tidak kembali lagi sejak pulang ke Mataram. Dengan tidak adanya dokter spesialis bedah ini, RSUD Sumbawa tidak dapat memberikan pelayanan ketika ada masyarakat atau pasien yang membutuhkan pelayanan bedah. “Terpaksa pasien itu kami rujuk ke rumah sakit terdekat yang memiliki dokter spesialis bedah,” ujarnya.

Hingga kini diakui dr Dede, sudah 4 tenaga medisnya terpapar covid. Yaitu dua orang dokter spesialis bedah dan 2 lainnya perawat. Keempatnya dalam penanganan medis. Sementara tenaga medis lainnya yang kontak langsung dengan empat orang ini, sudah diistirahatkan untuk menjalani isolasi mandiri. Jumlahnya mencapai lebih dari 100 orang. Meski demikian, pelayanan di RSUD Sumbawa tetap berjalan seperti biasa, mengingat jumlah tenaga medis di RSUD Sumbawa mencapai 600-an orang. (JEN/SR)

Lihat Juga

Menghadapi New Normal Tempat Wisata di KSB Mulai Dibuka dari Mantar

SUMBAWA BARAT, samawarea.com (26/6/2020) Pemerintah Daerah Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) resmi membuka pariwisatanya. Ini dimulai ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *