Home / HukumKriminal / Beraksi di 15 Lokasi, Kawanan Pembobol ATM Ditembak 

Beraksi di 15 Lokasi, Kawanan Pembobol ATM Ditembak 

MATARAM, samawarea.com (30/5/2020)

Kawanan pembobol ATM berhasil dibekuk jajaran Polda NTB. Sebelum ditangkap para pelaku ini beraksi di 15 lokasi di wilayah Kota Mataram dan Lombok Barat. Aksi kejahatannya ini paling banyak dilakukan pada Hari Kamis dan Jumat dengan rentang waktu 10 April hingga 11 Mei 2020. Dari beberapa orang pelaku, polisi menangkap 4 orang di antaranya yaitu LWP alias WR alias CK (25) dan TY alias IB alias JW (30)—keduanya Residivis Curat. Kemudian HS alias LH (17) dan HDR alias AD (25).

Dalam keterangan persnya di Loby Command Center Polda NTB, Jumat (29/5) Kapolda NTB, Irjen Pol Mohammad IQbal SIK, MH menyampaikan keberhasilan jajarannya dalam mengungkap kasus menonjol 3C di wilayah hukum Polda NTB. Ia mengucapkan terimakasih kepada jajarannya atas keberhasilan dalam pengungkapan kasus dan kedepan agar lebih ditingkatkan lagi untuk memberikan perlindungan dan pengayoman serta rasa aman bagi masyarakat.

Kronologis kejadiannya, tiga orang pelaku yaitu LWP alias WR, TY alias IB, dan EBI (dalam pengejaran) menggunakan sepeda motor menuju Gerai ATM. Dengan menggunakan linggis mencongkel mesin ATM dan mengambil uang yang ada di Kotak Exit Shuter. Aksi mereka terekam CCTV. Dari rekaman CCTV ini polisi mendapat petunjuk baik lokasi maupun ciri-ciri pelaku. Berawal dengan menangkap pelaku LWP di rumahnya. Hasil interogasi terhadap LWP, polisi menangkap TY alias IB. Ketika Tim meminta menunjukkan barang bukti di daerah Ampenan Kota Mataram, para pelaku mecoba melarikan diri, sehingga dilumpuhkan dengan timah panas. Dalam pemeriksaan, keduanya buka mulut. Polisi pun melanjutkan penangkapan terhadap HS alias LH, dan HDR alias AD. Dari tangan para pelaku, polisi mengamankan sejumlah barang bukti. Di antaranya, sepotong baju kaos oblong, Sepeda Motor Honda Scoopy DR 3190 CV, dan celana panjang jenis jeans. Akibat kejahatan para pelaku ini, korban mengalami kerugian Rp 28 juta. Terhadap perbuatannya para tersangka penyidik dijerat Pasal 363 ayat (1) ke 4, ke 5 KUHP  dengan ancaman hukuman 7 tahun penjara. (SR)

 

Lihat Juga

Ayah Tiri Setubuhi Bocah SD, Ayah Kandung Lapor Polisi

SUMBAWA BESAR, samawarea.com (25/6/2020) Kasus pencabulan anak di bawah umur di wilayah hukum Polres Sumbawa ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *