Home / Kesehatan / Kontak dengan Balita Covid, 75 Petugas Medis RSUD Sumbawa Diisolasi

Kontak dengan Balita Covid, 75 Petugas Medis RSUD Sumbawa Diisolasi

SUMBAWA BESAR, samawarea.com (26/5/2020)

Sebanyak 75 Petugas medis di RSUD Sumbawa terpaksa diisolasi. Hal ini setelah mereka diidentifikasi kontak dengan seorang balita berumur 4 tahun asal Kelurahan Seketeng yang belakangan dinyatakan positif Covid dan pasien Obgin asal Lunyuk yg hasil Rapid Test dinyatakan reaktif. Petugas medis itu terdiri dari 6 dokter spesialis, 10 dokter umum, selebihnya perawat dan bidan.

Direktur RSUD Sumbawa, dr. Dedi Hasan Basri yang dikonfirmasi di ruang kerjanya, Selasa (26/5/2020), membenarkan hal itu. 75 Petugas medis yang diisolasi ini sudah dilakukan tes swab dan Rapidtest. “64 orang dites swab, 11 orang dirapid test,” sebutnya.

Diisolasinya para petugas medis ini ungkap dr Dede, berawal dari ketidakjujuran keluarga pasien. Saat datang ke RSUD melalui IGD, pasien balita ini mengeluh sakit perut dan didiagnosa mengalami gangguan usus, sehingga dirawat di Zaal Anak. Dalam perawatan muncul gejala ke covid karena pasien ini batuk, pilek dan sesak napas. Dan dilakukan pemeriksaan oleh dokter spesialis sehingga mengarah ke Covid. Terlebih adanya pengakuan baru dari orang tua pasien tinggal serumah dengan pamannya yang baru pulang dari Jakarta. Saat itu juga balita ini dinyatakan sebagai pasien dalam pengawasan (PDP). “Kami langsung merujuk pasien itu ke Matatam,” imbuhnya.

Selain pasien balita, petugas medis juga kontak dengan pasien Obgin yang reaktif. Pasien ini tutur dr Dede, datang ke RSUD berdasarkan rujukan praktek dokter spesialis yang di dalam surat keterangannya merekomendasikan untuk dirapid test. Namun pasien ini datang ke Poli. Setelah diperiksa, barulah diketahui ada rekom untuk dirapid test. Saat itu juga diarahkan ke IGD untuk dirapid test. Hasilnya reaktif dan petugas yang kontak langsung diistirahatkan untuk diisolasi. “Untuk dokter spesialis siang ini keluar hasil swabnya. Yang lain kemungkinan besok, paling telat 3 hari. Sedangkan yang pasien reaktif hasil swab pertama negatif dan kita tunggu swab yang kedua kalinya,” jelas dr. Dede, seraya berharap hasil swab petugas medis di RSUD negatif sehingga dapat kembali melaksanakan tugasnya dalam memberikan pelayanan medis. Kendati demikian, pelayanan medis di RSUD Sumbawa berjalan normal. (JEN/SR)

Lihat Juga

Bupati Sumbawa Mengucapkan HUT Bhayangkara ke-74

SUMBAWA BESAR, samawarea.com, 1 Juli 2020  

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *