Home / Kesehatan / Terkini, 25 Orang di NTB Terpapar Covid, Penularannya Masih Misterius

Terkini, 25 Orang di NTB Terpapar Covid, Penularannya Masih Misterius

10 Balita, 1 Meninggal Dunia 

MATARAM, samawarea.com (22/5/2020)

Penyebaran Covid bisa terjadi melalui berbagai cara. Di antaranya kontak langsung dengan pasien Covid, melakukan perjalanan di daerah terjangkit covid dan transmisi lokal. Namun yang aneh ada yang tidak memiliki riwayat perjalanan dari daerah terjangkit ataupun tidak pernah kontak dengan pasien Covid-19, bisa terpapar Covid. Hal ini banyak terjadi di berbagai daerah termasuk wilayah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB). Pada Jumat, 22 Mei 2020 ini, kasus baru positif Covid di NTB meledak hingga mencapai 54 orang. Seketika angka kasus Covid di NTB melambung menjadi 464 kasus. Dari 54 kasus baru ini, tercatat 25 orang positif covid yang asal penyebaran virusnya masih misterius. Pasalnya 25 orang tersebut tidak pernah melakukan perjalanan ke daerah terjangkit dan juga tidak pernah memiliki riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19. Ironisnya lagi dari 25 orang ini, 10 orang balita dari usia 1 bulan hingga 3 tahun. Satu orang yang berusia 5 bulan meninggal dunia.

Sekretaris Daerah selaku Ketua Pelaksana Harian Gugus Tugas Provinsi Nusa Tenggara Barat Drs. H. Lalu Gita Ariadi, M.Si dalam keterangan persnya, Jumat (22/5/2020) malam, mengakui hal itu. 25 pasien ini ungkapnya adalah, Pasien nomor 416, an. Tn. M, laki-laki, usia 50 tahun, penduduk Kelurahan Dasan Agung, Kecamatan Selaparang, Kota Mataram. Pasien nomor 417, an. ATK, perempuan, usia 17 tahun, penduduk Kelurahan Ampenan Selatan, Kecamatan Ampenan, Kota Mataram. Pasien nomor 418, an. By. Nn, laki-laki, usia 3 bulan, penduduk Kelurahan Pagutan, Kecamatan Mataram, Kota Mataram. Pasien nomor 419, An. APAG, perempuan, usia 1 tahun, penduduk Kelurahan Turide, Kecamatan Sandubaya, Kota Mataram. Pasien nomor 420, an. Tn. ART, laki-laki, usia 19 tahun, penduduk Kelurahan Babakan, Kecamatan Sandubaya, Kota Mataram. Pasien nomor 421, an. Ny. S, perempuan, usia 62 tahun, penduduk Kelurahan Babakan, Kecamatan Sandubaya, Kota Mataram. Pasien nomor 422, an. Tn. AA, laki-laki, usia 47 tahun, penduduk Desa Langko, Kecamatan Lingsar, Kabupaten Lombok Barat. Pasien nomor 423, an. An. AAR, laki-laki, usia 3 tahun, penduduk Desa Bajur, Kecamatan Labuapi, Kabupaten Lombok Barat. Pasien nomor 424, an. Tn. AS, laki-laki, usia 55 tahun, penduduk Kelurahan Ampenan Utara, Kecamatan Ampenan, Kota Mataram. Pasien nomor 431, an. Tn. YS, laki-laki, usia 61 tahun, penduduk Kelurahan Pagesangan Timur, Kecamatan Mataram, Kota Mataram. Pasien nomor 432, an. Ny. NA, perempuan, usia 38 tahun, penduduk Wilayah Puskesmas Dasan Agung, Kota Mataram. Pasien nomor 433, an. Ny. H, perempuan, usia 43 tahun, penduduk Desa Taman Sari, Kecamatan Gunung Sari, Kabupaten Lombok Barat. Pasien nomor 434, an. LA, laki-laki, usia 1 tahun, penduduk Desa Kalijaga Baru, Kecamatan Lenek, Kabupaten Lombok Timur. Pasien nomor 435, an. An. NLAPK, perempuan, usia 7 tahun, penduduk Kelurahan Cakranegara Barat, Kecamatan Cakranegara, Kota Mataram. Pasien nomor 436, an. Tn. JS, laki-laki, usia 62 tahun, penduduk Desa Tanjung, Kecamatan Tanjung, Kabupaten Lombok Utara. Pasien nomor 437, an. Ny. SP, perempuan, usia 25 tahun, penduduk Desa Keru, Kecamatan Narmada, Kabupaten Lombok Barat. Pasien nomor 438, an. Tn. LMAW, laki-laki, usia 51 tahun, penduduk wilayah Puskesmas Pagesangan, Kota Mataram. Pasien nomor 443, an. An. MA, laki-laki, usia 5 bulan, penduduk Desa Aikmel Timur, Kecamatan Aikmel, Kabupaten Lombok Timur. Pasien meninggal dan dilakukan tatalaksana pemulasaran jenazah sesuai protokol Covid-19. Pasien nomor 444, an. An. AAH, laki-laki, usia 1 tahun, penduduk Kelurahan Kelayu Jorong, Kecamatan Selong, Kabupaten Lombok Timur. Pasien nomor 445, an. An. LA, perempuan, usia 1 tahun, penduduk Desa Dasan Baru, Kecamatan Kediri, Kabupaten Lombok Barat. Pasien nomor 446, an. Ny. NMW, perempuan, usia 34 tahun, penduduk Kelurahan Pagutan Timur, Kecamatan Mataram, Kota Mataram. Pasien nomor 450, An. MRDAH, laki-laki, usia 1 bulan, penduduk Desa Mekarsari, Kecamatan Sekotong, Kabupaten Lombok Barat. Pasien nomor 451, an. Tn. S, laki-laki, usia 38 tahun, penduduk Desa Taman Ayu, Kecamatan Gerung, Kabupaten Lombok Barat. Pasien nomor 457, an. An. DA, laki-laki, usia 2 bulan, penduduk Desa Sedau, Kecamatan Narmada, Kabupaten Lombok Barat. Pasien nomor 458, an. An. NNGA, perempuan, usia 7 bulan, penduduk Desa Giria Madia, Kecamatan Lingsar, Kabupaten Lombok Barat. Semua pasien ini tidak pernah melakukan perjalanan ke daerah terjangkit Covid-19 dan tidak pernah kontak dengan orang sakit Covid-19. (SR)

 

Lihat Juga

Gaung NTB Sumbang Baju Hazmat untuk TAGANA Sumbawa

SUMBAWA BESAR, samawarea.com (21/5/2020) Belum diketahui secara pasti kapan Covid19 ini akan berakhir. Sebab setiap ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *