Home / Kesehatan / Sehari 54 Kasus Positif, Rekor Terbaru Sepanjang Covid di NTB

Sehari 54 Kasus Positif, Rekor Terbaru Sepanjang Covid di NTB

MATARAM, samawarea.com (22/5/2020)

Kasus baru positif Covid pada Jumat, 22 Mei 2020, cukup mengejutkan. Bahkan kasus baru ini mencatat rekor terbanyak sepanjang Covid-19 di NTB. Hasil pemeriksaan Laboratorium RSUD Provinsi NTB, Laboratorium RS UNRAM, dan Laboratorium Genetik Sumbawa Technopark (STP) terhadap 193 sampel, terungkap 54 sampel kasus baru positif Covid-19. Sebelumnya paling tinggi sehari adalah 33 baru positif covid.

Sekretaris Daerah selaku Ketua Pelaksana Harian Gugus Tugas Provinsi Nusa Tenggara Barat Drs. H. Lalu Gita Ariadi, M.Si dalam keterangan persnya, Jumat (22/5/2020) mala mini menyebutkan 54 pasien baru positif covid itu adalah Pasien nomor 411, an. Ny. AO, perempuan, usia 30 tahun, penduduk Desa Bajur, Kecamatan Labuapi, Kabupaten Lombok Barat. Pasien memiliki riwayat kontak dengan pasien Covid-19. Pasien nomor 412, an. Ny. NDAP, perempuan, usia 26 tahun, penduduk Desa Batu Kumbung, Kecamatan Lingsar, Kabupaten Lombok Barat. Pasien riwayat kontak dengan pasien Covid-19 nomor 391. Pasien nomor 413, an. Ny. AR, perempuan, usia 31 tahun, penduduk Kelurahan Karang Pule, Kecamatan Sekarbela, Kota Mataram. Pasien kontak dengan pasien Covid-19. Pasien nomor 414, an. Tn. MSPP, laki-laki, usia 30 tahun, penduduk Kelurahan Ampenan Selatan, Kecamatan Ampenan, Kota Mataram. Pasien kontak dengan pasien Covid-19 nomor 391. Pasien nomor 415, an. Ny. SW, perempuan, usia 30 tahun, penduduk Desa Nyiur Lembang, Kecamatan Narmada, Kabupaten Lombok Barat. Pasien kontak dengan pasien Covid-19. Pasien nomor 416, an. Tn. M, laki-laki, usia 50 tahun, penduduk Kelurahan Dasan Agung, Kecamatan Selaparang, Kota Mataram. Pasien tidak pernah melakukan perjalanan ke daerah terjangkit Covid-19 dan tidak pernah kontak dengan orang sakit Covid-19. Pasien nomor 417, an. ATK, perempuan, usia 17 tahun, penduduk Kelurahan Ampenan Selatan, Kecamatan Ampenan, Kota Mataram. Pasien tidak pernah melakukan perjalanan ke daerah terjangkit dan tidak pernah kontak dengan orang sakit Covid-19. Pasien nomor 418, an. By. Nn, laki-laki, usia 3 bulan, penduduk Kelurahan Pagutan, Kecamatan Mataram, Kota Mataram. Pasien tidak pernah melakukan perjalanan ke daerah terjangkit Covid-19 dan tidak pernah kontak dengan orang sakit Covid-19. Pasien nomor 419, An. APAG, perempuan, usia 1 tahun, penduduk Kelurahan Turide, Kecamatan Sandubaya, Kota Mataram. Pasien tidak pernah melakukan perjalanan ke daerah terjangkit Covid-19 dan tidak pernah kontak dengan orang sakit Covid-19. Pasien nomor 420, an. Tn. ART, laki-laki, usia 19 tahun, penduduk Kelurahan Babakan, Kecamatan Sandubaya, Kota Mataram. Pasien tidak pernah melakukan perjalanan ke daerah terjangkit Covid-19 dan tidak pernah kontak dengan orang sakit Covid-19. Pasien nomor 421, an. Ny. S, perempuan, usia 62 tahun, penduduk Kelurahan Babakan, Kecamatan Sandubaya, Kota Mataram. Pasien tidak pernah melakukan perjalanan ke daerah terjangkit Covid-19 dan tidak pernah kontak dengan orang sakit Covid-19. Pasien nomor 422, an. Tn. AA, laki-laki, usia 47 tahun, penduduk Desa Langko, Kecamatan Lingsar, Kabupaten Lombok Barat. Pasien tidak pernah melakukan perjalanan ke daerah terjangkit Covid-19 dan tidak pernah kontak dengan orang sakit Covid-19. Pasien nomor 423, an. An. AAR, laki-laki, usia 3 tahun, penduduk Desa Bajur, Kecamatan Labuapi, Kabupaten Lombok Barat. Pasien tidak pernah melakukan perjalanan ke daerah terjangkit Covid-19 dan tidak pernah kontak dengan orang sakit Covid-19 tidak pernah. Pasien nomor 424, an. Tn. AS, laki-laki, usia 55 tahun, penduduk Kelurahan Ampenan Utara, Kecamatan Ampenan, Kota Mataram. Pasien tidak pernah melakukan perjalanan ke daerah terjangkit Covid-19 dan tidak pernah kontak dengan orang sakit Covid-19. Pasien nomor 425, an. Ny. AH, perempuan, usia 60 tahun, penduduk Desa Terong Tawah, Kecamatan Labuapi, Kabupaten Lombok Barat. Pasien kontak dengan pasien Covid-19 nomor 391. Pasien nomor 426, an. Tn. LRB, laki-laki, usia 41 tahun, penduduk Kelurahan Ampenan Tengah, Kecamatan Ampenan, Kota Mataram. Pasien kontak dengan pasien Covid-19 nomor 390. Pasien nomor 427, an. Ny. DP, perempuan, usia 29 tahun, penduduk Desa Terong Tawah, Kecamatan Labuapi, Kabupaten Lombok Barat. Pasien kontak dengan pasien Covid-19 nomor 391. Pasien nomor 428, an. Ny. WSW, perempuan, usia 38 tahun, penduduk Kelurahan Pejeruk, Kecamatan Ampenan, Kota Mataram. Pasien kontak dengan pasien Covid-19 nomor 390. Pasien nomor 429, an. Ny. BAS, perempuan, usia 32 tahun, penduduk Kelurahan Pagutan, Kecamatan Mataram, Kota Mataram. Pasien kontak dengan pasien Covid-19 nomor 391. Pasien nomor 430, an. Tn. LMR, laki-laki, usia 29 tahun, penduduk Kelurahan Pejeruk, Kecamatan Ampenan, Kota Mataram. Pasien kontak dengan pasien Covid-19. Pasien nomor 431, an. Tn. YS, laki-laki, usia 61 tahun, penduduk Kelurahan Pagesangan Timur, Kecamatan Mataram, Kota Mataram. Pasien tidak pernah melakukan perjalanan ke daerah terjangkit Covid-19 dan tidak pernah kontak dengan orang sakit Covid-19. Pasien nomor 432, an. Ny. NA, perempuan, usia 38 tahun, penduduk Wilayah Puskesmas Dasan Agung, Kota Mataram. Pasien tidak pernah melakukan perjalanan ke daerah terjangkit Covid-19 dan tidak pernah kontak dengan orang sakit Covid-19. Pasien nomor 433, an. Ny. H, perempuan, usia 43 tahun, penduduk Desa Taman Sari, Kecamatan Gunung Sari, Kabupaten Lombok Barat. Pasien tidak pernah melakukan perjalanan ke daerah terjangkit Covid-19 dan tidak pernah kontak dengan orang sakit Covid-19. Pasien nomor 434, an. LA, laki-laki, usia 1 tahun, penduduk Desa Kalijaga Baru, Kecamatan Lenek, Kabupaten Lombok Timur. Pasien tidak pernah melakukan perjalanan ke daerah terjangkit Covid-19 dan tidak pernah kontak dengan orang sakit Covid-19. Pasien nomor 435, an. An. NLAPK, perempuan, usia 7 tahun, penduduk Kelurahan Cakranegara Barat, Kecamatan Cakranegara, Kota Mataram. Pasien tidak pernah melakukan perjalanan ke daerah terjangkit Covid-19 dan tidak pernah kontak dengan orang sakit Covid-19. Pasien nomor 436, an. Tn. JS, laki-laki, usia 62 tahun, penduduk Desa Tanjung, Kecamatan Tanjung, Kabupaten Lombok Utara. Pasien tidak pernah melakukan perjalanan ke daerah terjangkit Covid-19 dan tidak pernah kontak dengan orang sakit Covid-19. Pasien nomor 437, an. Ny. SP, perempuan, usia 25 tahun, penduduk Desa Keru, Kecamatan Narmada, Kabupaten Lombok Barat. Pasien tidak pernah melakukan perjalanan ke daerah terjangkit Covid-19 dan tidak pernah kontak dengan orang sakit Covid-19. Pasien nomor 438, an. Tn. LMAW, laki-laki, usia 51 tahun, penduduk wilayah Puskesmas Pagesangan, Kota Mataram. Pasien tidak pernah melakukan perjalanan ke daerah terjangkit Covid-19 dan tidak pernah kontak dengan orang sakit Covid-19. Pasien nomor 439, an. Ny. S, perempuan, usia 45 tahun, penduduk Desa Rumbuk, Kecamatan Sakra, Kabupaten Lombok Timur. Pasien kontak dengan pasien Covid-19 nomor 389. Pasien nomor 440, an. Tn. MA, laki-laki, usia 36 tahun, penduduk Desa Sakra, Kecamatan Sakra, Kabupaten Lombok Timur. Pasien kontak dengan pasien Covid-19 nomor 389. Pasien nomor 441, an. Tn. F, laki-laki, usia 42 tahun, penduduk Desa Sakra, Kecamatan Sakra, Kabupaten Lombok Timur. Pasien kontak dengan pasien Covid nomor 389. Pasien nomor 442, an. Ny. A, perempuan, usia 36 tahun, penduduk Desa Rumbuk, Kecamatan Sakra, Kabupaten Lombok Timur. Pasien kontak dengan pasien Covid-19 nomor 388. Pasien nomor 443, an. An. MA, laki-laki, usia 5 bulan, penduduk Desa Aikmel Timur, Kecamatan Aikmel, Kabupaten Lombok Timur. Pasien tidak pernah melakukan perjalanan ke daerah terjangkit Covid-19 dan tidak pernah kontak dengan orang sakit Covid-19 pernah. Pasien meninggal dan dilakukan tatalaksana pemulasaran jenazah sesuai protokol Covid-19. Pasien nomor 444, an. An. AAH, laki-laki, usia 1 tahun, penduduk Kelurahan Kelayu Jorong, Kecamatan Selong, Kabupaten Lombok Timur. Pasien tidak pernah melakukan perjalanan ke daerah terjangkit Covid-19 dan tidak pernah kontak dengan orang sakit Covid-19. Pasien nomor 445, an. An. LA, perempuan, usia 1 tahun, penduduk Desa Dasan Baru, Kecamatan Kediri, Kabupaten Lombok Barat. Pasien tidak pernah melakukan perjalanan ke daerah terjangkit Covid-19 dan tidak pernah kontak dengan orang sakit Covid-19. Pasien nomor 446, an. Ny. NMW, perempuan, usia 34 tahun, penduduk Kelurahan Pagutan Timur, Kecamatan Mataram, Kota Mataram. Pasien tidak pernah melakukan perjalanan ke daerah terjangkit Covid-19 dan tidak pernah kontak dengan orang sakit Covid-19. Pasien nomor 447, an. Tn. N, laki-laki, usia 35 tahun, penduduk Desa Kebon Ayu, Kecamatan Gerung, Kabupaten Lombok Barat. Pasien kontak dengan pasien Covid-19 nomor 333. Pasien nomor 448, an. Tn. N, laki-laki, usia 53 tahun, penduduk Desa Taman Ayu, Kecamatan Gerung, Kabupaten Lombok Barat. Pasien kontak dengan pasien Covid-19 nomor 333. Pasien nomor 449, an. Tn. M, laki-laki, usia 33 tahun, penduduk Desa Kebon Ayu, Kecamatan Gerung, Kabupaten Lombok Barat. Pasien kontak dengan pasien Covid-19 nomor 333. Pasien nomor 450, An. MRDAH, laki-laki, usia 1 bulan, penduduk Desa Mekarsari, Kecamatan Sekotong, Kabupaten Lombok Barat. Pasien tidak pernah melakukan perjalanan ke daerah terjangkit Covid-19 dan tidak pernah kontak dengan orang sakit Covid-19. Pasien nomor 451, an. Tn. S, laki-laki, usia 38 tahun, penduduk Desa Taman Ayu, Kecamatan Gerung, Kabupaten Lombok Barat. Pasien tidak pernah melakukan perjalanan ke daerah terjangkit Covid-19 dan tidak pernah kontak dengan orang sakit Covid-19. Pasien nomor 452, an. An. IKA, laki-laki, usia 7 tahun, penduduk Desa Giri Tembesi, Kecamatan Gerung, Kabupaten Lombok Barat. Pasien kontak dengan pasien Covid-19 dari Bali. Pasien nomor 453, an. Tn. IGW, laki-laki, usia 23 tahun, penduduk Desa Giri Tembesi, Kecamatan Gerung, Kabupaten Lombok Barat. Pasien kontak dengan pasien Covid-19 dari Bali. Pasien nomor 454, an. Ny. NKM, perempuan, usia 45 tahun, penduduk Desa Giri Tembesi, Kecamatan Gerung, Kabupaten Lombok Barat. Pasien kontak dengan pasien Covid-19 dari Bali. Pasien nomor 455, an. Ny. NWC, perempuan, usia 45 tahun, penduduk Desa Giri Tembesi, Kecamatan Gerung, Kabupaten Lombok Barat. Pasien kontak dengan pasien Covid-19 dari Bali. Pasien nomor 456, an. Ny. C, perempuan, usia 24 tahun, penduduk Desa Mambalan, Kecamatan Gunung Sari, Kabupaten Lombok Barat. Pasien kontak dengan pasien Covid-19 nomor 393. Pasien nomor 457, an. An. DA, laki-laki, usia 2 bulan, penduduk Desa Sedau, Kecamatan Narmada, Kabupaten Lombok Barat. Pasien tidak pernah melakukan perjalanan ke daerah terjangkit Covid-19. dan tidak pernah kontak dengan orang sakit Covid-19. Pasien nomor 458, an. An. NNGA, perempuan, usia 7 bulan, penduduk Desa Giria Madia, Kecamatan Lingsar, Kabupaten Lombok Barat. Pasien tidak pernah melakukan perjalanan ke daerah terjangkit Covid-19 dan tidak pernah kontak dengan orang sakit Covid-19. Pasien nomor 459, an. Tn. INS, laki-laki, usia 55 tahun, penduduk Denpasar Timur, Provinsi Bali. Pasien pernah melakukan perjalanan dari Bali dan kontak dengan pasien Covid-19 dari Bali. Pasien nomor 460, an. Tn. IGASA, laki-laki, usia 24 tahun, penduduk Nusa Penida, Bali. Pasien pernah melakukan perjalanan dari Bali dan kontak dengan pasien Covid-19 dari Bali. Pasien nomor 461, an. Tn. IKAA, laki-laki, usia 27 tahun, penduduk Denpasar, Bali. Pasien pernah melakukan perjalanan dari Bali dan kontak dengan pasien Covid-19 dari Bali. Pasien nomor 462, an. Ny. NKDY, perempuan, usia 23 tahun, penduduk Denpasar, Bali pernah melakukan perjalanan dari Bali dan kontak dengan pasien Covid-19 dari Bali. Pasien nomor 463, an. Tn. H, laki-laki, usia 31 tahun, penduduk Tasikmalaya, Jawa Barat. Riwayat bekerja di Kabupaten Sumbawa. Tidak pernah kontak dengan orang sakit Covid-19. Saat ini menjalani karantina di Mataram dengan kondisi baik. Pasien nomor 464, an. Nn. K, perempuan, usia 19 tahun, penduduk Desa Soro, Kecamatan Lambu, Kabupaten Bima. Pasien pernah melakukan perjalanan ke Magetan Jawa Timur.

Dengan adanya tambahan 54 kasus baru terkonfirmasi positif, ungkap Sekda Gita Ariadi, jumlah pasien positif Covid-19 di Provinsi NTB sampai hari ini (22/5/2020) sebanyak 464 orang. Rinciannya 258 orang sembuh, 8 meninggal dunia, dan 198 orang masih positif. (SR)

Lihat Juga

Posyandu Keluarga, Mengatasi Masalah Berbasis Pendekatan Keluarga

LOMBOK TIMUR, samawarea.com (19/9/2020) Revitalisasi posyandu menjadi posyandu keluarga terus digenjot di seluruh kabupaten/kota bahkan ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *