Home / Ekonomi / Kades Sepayung Cairkan BLT-DD Tahap II, Diterima 160 KK

Kades Sepayung Cairkan BLT-DD Tahap II, Diterima 160 KK

SUMBAWA BESAR, samawarea.com (21/5/2020)

Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT-DD) kembali dicairkan pemerintah desa sepayung Kecamatan Plampang. Pencairan BLTDD pada Kamis (21/5) pagi itu merupakan bantuan tahap kedua. Tercatat sebanyak 160 kepala keluarga (KK) penerima.

Kades Sepayung, Sahabuddin di hadapan warganya mengatakan bahwa BLTDD ini dianggarkan dalam APBDes maksimal 35% dari dana desa. Bisa juga lebih dari 35% asalkan dengan persetujuan dari pemerintah kabupaten. Pada pencairan tahap kedua ini sebanyak 160 KK sebagai penerima. Ia berharap bantuan itu dapat dimanfaatkan dengan baik untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. “Saya tegaskan bahwa bantuan ini tidak untuk beli pulsa atau rokok. Tapi dimanfaatkan untuk kebutuhan sehari-hari. Sebisa mungkin, bantuan harus dibelanjakan di desa atau jika tidak tersedia boleh di desa tetangga dalam 1 kecamatan agar roda perekonomian tetap bergerak, sehingga masyarakat yang tidak menerima BLT juga dapat merasakan manfaatnya,” tegas Gabung Judin—sapaan Kades Sepayung.

Judin menjelaskan kriteria penerima BLT. Yaitu keluarga miskin atau tidak mampu yang berdomisili di desa bersangkutan, tidak termasuk penerima PKH, Kartu Sembako/BPNT, dan kartu Pra Kerja. Selain itu kehilangan mata pencaharian, mempunyai anggota keluarga yang berpenyakit kronis/menahun, dan belum terdata (exclusion error). “Jadi, jika ada di antara kita yang merasa double menerima bantuan, ataukah ada saudara kita berhak tapi belum terdata, segera laporkan,” terangnya.

Untuk diketahui, penerima BLTDD di Desa Sepayung tersebar di 8 dusun yaitu Dusun Sepayung Luar, Dusun Sepayung Dalam, Dusun Marpe, Dusun Batu Putih, Dusun Sinar Jaya, Dusun Kembang Sari, Dusun Tegal Arum dan Dusun Buin Rare. Para penerima ini ditentukan berdasarkan hasil Musyawarah Desa Khusus (Musdesus). Keputusan dalam Musdesus ini diawali dengan pendataan oleh Relawan Desa Lawan Covid-19 dan menerima surat tugas dari Kades. Pendataan juga terfokus mulai dari RT, dusun, dan desa. Kemudian dokumen hasil dibahas dalam Musdesus divalidasi dan difinalisasi data penerima yang dituangkan dalam berita acara dan ditandatangani oleh Kades bersama Badan Permusyawaratan Desa (BPD). “Selanjutnya dibuatkan Peraturan Kepala Desa tentang Penerima BLT-DD dan dilaporkan ke Camat untuk dibuatkan SK yang selanjutnya dilaporkan Camat kepada Bupati yang ditembuskan ke Inspektorat dan Dinas PMD,” jelas Judin.

Pencairan BLT DD ini dipusatkan di Aula Kantor Desa Sepayung. Dalam pembagian bantuan ini melibatkan Babinsa, Bhabinkamtibmas, pendamping dan BPD. Para penerima masing-masing mendapat bantuan dengan besaran Rp 600.000/KPM selama tiga bulan. “Saya minta kepada warga untuk melapor jika ada haknya dipotong,” pintanya.

Antoni—salah seorang penerima BLT-DD dari Dusun Sepayung, mengaku sangat terbantu dengan adanya bantuan tersebut. Terlebih dampak pandemic corona, yang semuanya menjadi semakin sulit dan serba kekurangan. “Ruang gerak kami terbatas untuk mencari makan. Karena itu kami bersyukur dan menyampaikan terima kasih kepada pemerintah yang mengalokasikan bantuan ini,” ucapnya, seraya mengaku tidak ada pemotongan bantuan ini sedikit pun sebagaimana isu yang berkembang masing-masing KK Rp 70 ribu. (BUR/SR)

 

Lihat Juga

Dinas Sosial Sumbawa Pulangkan 7 Orang Terlantar  

KERJASAMA SAMAWAREA DENGAN DINAS SOSIAL KABUPATEN SUMBAWA   SUMBAWA BESAR, samawarea.com (4/6/2020) Dinas Sosial Kabupaten ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *