Home / Ekonomi / Gaung NTB Sumbang Baju Hazmat untuk TAGANA Sumbawa

Gaung NTB Sumbang Baju Hazmat untuk TAGANA Sumbawa

SUMBAWA BESAR, samawarea.com (21/5/2020)

Belum diketahui secara pasti kapan Covid19 ini akan berakhir. Sebab setiap harinya selalu saja muncul kasus baru positif covid. Karena itu pencegahan terus dilakukan Tim Gugus Tugas Penanganan Covid Kabupaten Sumbawa termasuk Taruna Siaga Bencana (TAGANA) selaku relawan kemanusiaan. Dalam pencegahan Covid, diperlukan alat pelindung diri (APD). Pasalnya, petugas yang bergerak di lapangan sangat berpotensi terkontaminasi atau terjangkitnya virus mematikan tersebut. Hal itulah yang mendorong Harian Umum Gaung NTB—sebuah perusahaan media terkemuka di NTB, memberikan bantuan APD kepada TAGANA Kabupaten Sumbawa dan para relawan desa di sejumlah desa. APD itu berupa baju Hazmat.

CEO Gaung NTB, Ridha Rahzen mengatakan, bahwa bantuan APD ini bagian dari upaya nyata perusahaan medianya dalam mencegah penyebaran covid. Bantuan ini juga sebagai bentuk perhatian kepada para relawan yang berjibaku di lapangan untuk memutus mata rantai covid tersebut. “Ada sekitar 60 buah baju hazmat yang kami dipesan dari Jawa. APD ini sudah kami bagikan ke sejumlah desa, termasuk 10 buah untuk TAGANA,” kata Ridha, seraya menambahkan bahwa dalam situasi seperti ini semua kalangan dipacu untuk bahu membahu melawan pandemi Covid.

Sementara Zainuddin Jen yang didampingi Jim Sujiman selaku perwakilan TAGANA, menyampaikan terima kasih kepada Gaung NTB yang peduli dengan keberadaan para relawan. Ia mengaku bahwa APD yang dimiliki TAGANA masih sangat terbatas. Karena itu bantuan tersebut menjadi solusi bagi relawan untuk terus bergerak mencegah penyebaran Covid. Untuk diketahui, TAGANA Sumbawa sudah melakukan penyemprotan disinfektan di lebih dari seratusan titik dengan focus utama wilayah tiga kecamatan yaitu Kecamatan Sumbawa, Unter Iwis dan Kecamatan Badas. Namun demikian dalam situasi darurat dan wilayah Zona Merah, TAGANA juga turun ke beberapa kecamatan lain. Seperti belum lama ini di Kecamatan Buer, karena ada warga di sana yang terkonfirmasi positif covid. “Intinya, TAGANA selalu ada untuk masyarakat dan daerah ini,” pungkasnya. (JEN/SR)

Lihat Juga

Jeritan Pelaku Usaha Kepiting Rajungan di Tengah Pandemi Covid-19

Oleh : Nydia Pratiwi Puji Lestari-Mahasiswi Fakultas Ekonomi dan Manajemen Prodi Ekonomi Pembangunan Universitas Samawa ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *