Home / HukumKriminal / Polisi Selidiki Lolosnya Jenazah Diduga Covid dari Bali

Polisi Selidiki Lolosnya Jenazah Diduga Covid dari Bali

LOMBOK BARAT, samawarea.com (21/5/2020)

Jajaran Polres Lombok Barat yang tergabung dalam Satgas Reaksi Cepat menyelidiki kedatangan jenazah yang diduga terjangkit Covid-19 di Lombok Barat beberapa waktu yang lalu. Tim bergerak cepat untuk memastikan mengapa kedatangan jenazah dari Bali ke Lombok Barat itu bisa sampai terjadi.

Kapolres Lombok Barat, AKBP Bagus S. Wibowo, SIK., selaku Ketua Tim Reaksi Cepat Penanganan Covid-19 Lombok Barat menyampaikan bahwa dalam hal ini semua pihak memiliki kaitan hingga jenazah positif Covid-19 tersebut sampai di Lombok Barat. Dari hasil koordinasi yang telah dilakukan, di antaranya beberapa pihak yang ada di Otoritas Pelabuhan, termasuk pihak di Provinsi Bali, bahwa terhadap keluarga jenazah ini tidak bersabar menunggu proses yang sedang berjalan. Sesuai dengan standar penanganan covid-19, ketika menemukan ada pasien yang diduga terjangkit Covid-19, harus dilakukan swab. Sementara untuk dilakukan swab dan mengetahui hasilnya membutuhkan waktu yang cukup lama apakah positif atau negatif. Informasi yang diperoleh dari pihak keluarga, jenazah tersebut dipaksakan untuk segera dibawa ke kampung halamannya. Dari Rumah Sakit tidak bisa menahan itu, dan jenazah dibawa ke kampung halamannya sehingga peristiwa ini terjadi. “Ini akan menjadi pembelajaran untuk semua pihak, khususnya untuk Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Lombok Barat. Ini didalami oleh Gugus Tugas Covid-19 Lombok Barat, tentang sejauhmana celah dalam menangani covid-19 di Lombok Barat. Sehingga diharapkan kedepannya tidak ada lagi terjadi keadaan seperti ini di Kabupaten Lombok Barat,” tegas Kapolres.

Setelah kejadian itu, lanjut Kapolres, Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Lombok Barat langsung merapatkan barisan melakukan evaluasi, dalam upaya pencegahan Covid. Di samping itu, dengan adanya kejadian ini diharapkan semakin meningkatkan optimalisasi Gugus Tugas dalam menangani Covid di Lombok Barat. “Dari sekian banyak kendala-kendala maupun kondisi yang dialami oleh Anggota Gugus Tugas Covid-19, akan menjadi bahan pertimbangan dalam melakukan cara bertindak di lapangan. Sebagai contoh, sampai saat ini masih ditemukannya oknum-oknum masyarakat yang mencoba menyusup masuk ke wilayah Lombok Barat ini dengan cara menumpang kendaraan truk yang datang. Ini akan menjadi perhatian sehingga penyeberangan pelabuhan barang maupun orang di Pelabuhan akan lebih diperketat untuk mengantisipasinya,” bebernya.

Untuk diketahui, dalam proses pemakamannya telah dilakukan dan ditangani langsung oleh Tim Reaksi Cepat Penaganan Covid-19 Unit Pemakaman, sesuai dengan SOP Protokol Keselamatan Covid-19. (SR)

Lihat Juga

Resmikan Masjid Al Khoory UMMAT, Gubernur Berikan Tantangan

MATARAM, samawarea.com (19/9/2020) Gubernur NTB, Dr. H. Zulkieflimansyah meresmikan Masjid Al Khoory Universitas Muhammadiyah Mataram ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *