506 Tenaga Kesehatan di NTB di-Rapid Test, Ini Hasilnya

oleh -2 views

MATARAM, samawarea.com (21/4/2020)

Pasien positif Covid di NTB terus mengalami peningkatan. Data per 21 April 2020 hari ini, tercatat 108 orang positif Covid. Untuk mencegah mencegah penularan dan deteksi dini penularan Covid-19, petugas kesehatan tetap melakukan Contact Tracing terhadap semua orang yang pernah kontak dengan orang yang terkonfirmasi positif. Bagaimana hasilnya ?

DPRD

Sekretaris Daerah selaku Ketua Pelaksana Harian Gugus Tugas Provinsi Nusa Tenggara Barat, Drs. H. Lalu Gita Ariadi, M.Si dalam keterangan persnya, Selasa (21/4/2020), mengakui semua yang berisiko sudah diperiksa dengan metode Rapid Diagnostic Test (RDT). Mereka adalah Tenaga Kesehatan, Orang Dalam Pemantauan (ODP) dan Orang Tanpa Gejala (OTG), serta Pelaku Perjalanan Tanpa Gejala (PPTG) terutama yang pernah melakukan perjalanan ke Gowa Makassar.

Untuk tenaga kesehatan di NTB yang sudah diperiksa sebanyak 506 orang. Hasilnya sangat melegakan, tidak ada yang reaktif. Sedangkan ODP/OTG diperiksa 600 orang, dengan hasil 22 orang (3,7%) reaktif. Kemudian 1.299 PPTG perjalanan Gowa Makassar diperiksa dengan hasil 354 orang (27,3%) reaktif. Semua orang dengan hasil RDT reaktif dilanjutkan pemeriksaan swab sebagai standar pemeriksaan laboratorium untuk penegakan diagnosa Covid-19.

Hingga informasi ini dikeluarkan, ungkap Sekda Gita Aryadi, jumlah Pasien Dalam Pengawasan (PDP) sebanyak 300 orang dengan perincian 185 orang (62%) PDP masih dalam pengawasan, 115 orang (38%) PDP selesai pengawasan (sembuh), dan 15 orang PDP meninggal dunia. Untuk Orang Dalam Pemantauan (ODP) jumlahnya 4.522 orang, terdiri dari 847 orang (19%) masih dalam pemantauan dan 3.675 orang (81%) selesai pemantauan. Jumlah Orang Tanpa Gejala (OTG) yaitu orang yang kontak dengan pasien positif Covid-19 namun tanpa gejala sebanyak 1.612 orang, terdiri dari 1.119 orang (69%) masih dalam pemantauan dan 493 orang (31%) selesai pemantauan. Sedangkan Pelaku Perjalanan Tanpa Gejala (PPTG) yaitu orang yang pernah melakukan perjalanan dari daerah terjangkit Covid-19 sebanyak 44.181 orang, yang masih menjalani karantina sebanyak 13.762 orang (31%), dan yang selesai menjalani masa karantina 14 hari sebanyak 30.419 orang (69%).

Baca Juga  Bupati Sumbawa Terima 100 Unit RKN Senilai 17 M dari Kementerian PUPR

Dalam kesempatan itu Sekda Gita Ariadi menyampaikan terima kasih kepada masyarakat yang telah berperan aktif dalam upaya pemutusan rantai penularan Covid-19 dengan tetap tinggal di rumah, memakai masker jika keluar rumah dan menghindari kerumunan, physical distancing minimal dua meter, serta selalu mencuci tangan dengan sabun di air mengalir. Ucapan yang sama juga kepada masyarakat yang pulang dari daerah terjangkit Covid-19, dengan kesadaran sendiri melakukan karantina mandiri di rumah masing-masing selama 14 hari dalam upaya pemutusan rantai penularan Covid-19. Pemerintah juga memberikan apresiasi yang tinggi kepada petugas kesehatan yang tanpa lelah memberikan pelayanan, baik pencegahan penyebaran Covid-19 di masyarakat maupun pelayanan pengobatan kepada pasien positif Covid-19 di rumah sakit. (JEN/SR)

DPRD DPRD