Perumda KSB Berlakukan Tarif Baru dan Berikan Subsidi untuk 10.000 Pelanggan

oleh -6 views

SUMBAWA BARAT, samawarea.com (15/4/2020)

Perusahaan Air Minum Daerah (Perumda) Kabupaten Sumbawa Barat menerapkan tarif baru dan memberi subsidi 50 persen kepada 10.000 pelanggannya.

Ditemui samawarea.com, Rabu (15/4), Direktur Perumda Bambang ST mengatakan bahwa Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat telah menyetujui penyesuaian tarif baru Perumda yang diusulkan sebelumnya.  Usulan itu diajukan berdasarkan rekomendasi dari Badan Pengawasan Keuangan Pembangunan (BPKP) yang meminta untuk tarifnya disesuaikan dengan pengeluaran. Hal ini disampaikan setiap tahun oleh BPKP karena melihat tarif air paling rendah di NTB adalah Perumda KSB. “Saat ini memang biaya  pengeluaran lebih tinggi dari pendapatan sedangkan jangkauan Perumda terus kami perluas secara bertahap untuk memenuhi kebutuhan masyarakat, otomatis semakin luas jangkauan semakin tinggi biaya yang dibutuhkan,” jelasnya.

Memang diakui Bambang, Perumda hadir bukan untuk mencari untung tapi melayani masyarakat. Namun demikian biaya produksi harus sesuai dengan Harga Pokok Produksi (HPP) agar pelayanan terhadap masyarakat bisa maksimal. “Setelah kami usulkan, Dewan Pengawas Perumda dalam hal ini Asisten II melakukan kajian sehingga merekomendasikan hal yang sama untuk dilakukan penyesuaian tariff. Sehingga dengan dasar itu, Bupati menyetujui untuk dilakukan penyesuaian tariff,” imbuhnya.

Mengingat kondisi sekarang ini di tengah wabah Corona, Bambang menyadari, perekonomian masyarakat pasti menurun. Pemerintah daerah memberikan kebijakan subsidi 50 persen kepada pelanggan Perumda yang kategori berpenghasilan rendah. Jumlahnya mencapai 10.133 pelanggan.

Baca Juga  Vivi Suryani Raih Juara I Lomba PJA IV

Pemberian subsidi tarif harga air minum diprioritaskan kepada kelompok golongan pelanggan Sosial A. Kelompok ini adalah jenis pelanggan yang setiap harinya memberikan pelayanan umum kepada masyarakat yang berpenghasilan rendah seperti kran umum dan terminal air. Rumah Tangga A yang kondisi rumahnya semi permanen. Dan Rumah tangga B yang kondisi rumahnya permanen dengan ukuran maksimal 50 M2.

Untuk tarif pembayaran Kelompok Sosial A setelah disesuaikan dari 0-10 meter kubik sebesar Rp 35.000. Karena disubsidi maka pelanggan hanya membayar Rp 17.500. Demikian dengan pelanggan Rumah Tangga A sama besarannya yang harus dibayar dengan kelompok Sosial A. “Kalau untuk rumah tangga B setelah disesuaikan tarif yang harus dibayar per 0-10 meter kubik sebesar Rp 65.456, karena kena subsidi 50 persen hanya membayar sekitar Rp 32.400,” jelasnya.

Mengingat hanya 3 jenis kolom ini yang disubsidi, otomatis jenis kelompok lainnya terhitung mulai rekening air Bulan April yang dibayarkan Bulan Mei 2020 berlaku penyesuaian tarif baru Perumda Air Minum Bintang Bano Kabupaten Sumbawa Barat. (HEN/SR)

iklan bapenda