Home / Pemerintahan / Hari Ini Pelantikan Kades Terpilih Dituntaskan

Hari Ini Pelantikan Kades Terpilih Dituntaskan

KERJASAMA SAMAWAREA DENGAN DINAS PMPD KABUPATEN SUMBAWA

SUMBAWA BESAR, samawarea.com (15/4/2020)

Pelantikan kades terpilih hasil Pilkades serentak 2020 di Kabupaten Sumbawa dilakukan secara bergelombang selama dua hari, Rabu dan Kamis (15—16 April 2020). Kamis hari ini, pelantikan itu dituntaskan, sehingga total Kades terpilih yang dilantik sebanyak 119 orang. Pengaturannya sama seperti hari pertama, menerapkan protocol kesehatan guna meminimalisir kontak fisik dan menghindari berkumpulnya massa dalam jumlah banyak. Hal itu dilakukan menyusul merebaknya pandemi Covid-19 di Kabupaten Sumbawa.

Bupati Sumbawa, HM Husni Djibril B.Sc dalam sambutannya di antaranya menekankan untuk tetap menjaga kondusifitas desa dan memegang teguh seluruh peraturan yang berlaku termasuk dalam hal pemberhentian dan pengangkatan perangkat desa. Tidak diperkenankan mengganti perangkat desa karena perbedaan pilihan politik selama Pilkades. “Hendaknya kepala desa memperhatikan sungguh-sungguh setiap ketentuan yang berlaku sehingga tidak menimbulkan gejolak dan persoalan hukum di kemudian hari,” pesan Bupati.

Hal lain yang ditekankan Bupati, bahwa sebagai pemimpin penyelenggaraan pemerintahan desa, Kades merupakan pengambil keputusan sekaligus penanggung jawab setiap kebijakan yang akan diambil dan dilaksanakan oleh pemerintah desa. Sesuai ketentuan, maksimal 3 bulan setelah dilantik, Kades harus segera menyusun rencana pembangunan jangka menengah desa (RPJMDes) untuk jangka waktu 6 tahun ke depan, yang ditetapkan dengan peraturan desa dan memuat visi misi, tujuan, strategi, serta kebijakan dan program. Selanjutnya dari RPJMDes tersebut pemerintah desa harus menyusun rencana kerja pembangunan desa (RPKDes) untuk jangka waktu 1 tahun, yang memuat kerangka program, prioritas pembangunan desa, rencana kegiatan dan pembiayaan. Dan sebagai implementasinya, yaitu APBDes yang harus dikelola berdasarkan asas transparan, akuntabel, partisipatif, serta dilakukan dengan tertib dan disiplin anggaran. Selanjutnya, Kades mampu memahami kondisi wilayahnya masing-masing. Desa harus memiliki data yang jelas dan valid mulai dari data berapa warga miskin di desanya, data potensi wilayah, serta data-data lainnya. Dengan data ini kades maupun aparatur desa lainnya akan mudah dalam menjalankan roda pemerintahan desa serta membina masyarakatnya. “Selamat bertugas, jabatan adalah amanah, karena itu pemegang jabatan harus betul-betul berbuat yang terbaik bagi masyarakat yang dipimpinnya, karena kelak akan dimintai pertanggungjawaban oleh Allah SWT,” tutup Bupati. (JEN/SR)

Lihat Juga

TAGANA Berbagi, 100 Warga Miskin dan Kaum Difabel Dapat Sembako

SUMBAWA BESAR, samawarea.com (3/7/2020) Ternyata masih banyak warga miskin dan kaum difabel di Kabupaten Sumbawa ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *