14 Hari di Pusat Karantina Terpadu, Belasan Warga Batu Rotok Dipulangkan

oleh -25 views

BERITA KHUSUS GUGUS TUGAS PERCEPATAN PENANGANAN COVID-19 KABUPATEN SUMBAWA

SUMBAWA BESAR, samawarea.com (15/4/2020)

DPRD

Setelah menjalani masa isolasi selama 14 hari di Tempat Karantina Terpadu, belasan warga Desa Batu Rotok Kecamatan Batu Lanteh, dipulangkan, Rabu (15/4) tadi. “Sudah kami pulangkan tadi siang. Kondisi kesehatannya dari awal cukup baik dan tidak gejala-gejala ke arah Covid-19,” kata Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Sumbawa, Drs. H. Didi Darsani A.Pt.

Baca Juga:  Klaster Gowa Satu Warga Pekat Dijemput Tim Gugus di Rumahnya

Diinapkannya belasan warga Batu Rotok ini di Karantina Terpadu yang disediakan Pemerintah Daerah Kabupaten Sumbawa, ungkap Haji Didi—akrab Kadis Kesehatan ini disapa, setelah mereka baru tiba dari Kalimantan. Ketika dipulangkan ke Batu Rotok saat itu dikhawatirkan akan menyulitkan pihaknya melakukan evakuasi ke Rumah Sakit HL Manambai Abdulkadir, jika terjadi sakit dan memiliki gejala Covid-19. “Untuk mengevakuasi kalau mereka di Batu Rotok, petugas medis harus menggunakan APD (Alat Pelindung Diri) yang sesuai standar WHO. Kami tidak ingin mengambil resiko, karena itu kami minta pemahaman keluarga dan warga tersebut untuk sementara ditempatkan di tempat karantina terpadu yang disiapkan pemerintah. Alhamdulillaah mereka memahami dan bersedia mengikutinya. Kini mereka selesai menjalani isolasi dan dipulangkan,” pungkasnya. (JEN/SR)

 

DPRD DPRD
Baca Juga  Calender of Event NTB 2020 Dilaunching, Ada Festival Taliwang