Wabup KSB Sidak PLTU, Banyak Karyawan Tak Pakai Masker

oleh -2 views

SUMBAWA BARAT, samawarea.com (13/4/2020)

Manajemen Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Kertasari Kabupaten Sumbawa Barat tidak menerapkan standar kesehtaan terhadap karyawannya, yakni tidak menggunakan Alat Pelindung Diri (APD) standar dalam bekerja. Hal ini terungkap saat Wakil Bupati Sumbawa Barat, Fud Syaifuddin ST melakukan Sidak ke PLTU sekaligus membagikan masker kepada karyawan.

DPRD

Pantauan media ini yang ikut rombongan sidak, sejumlah karyawan tidak menggunakan masker. Saat Wabup tiba di lokasi, terlihat salah ‘petinggi’ PLTU, kelabakan dan sibuk membagikan masker masker kepada karyawan di ruangannya. Wakil Bupati pun langsung memberikan masker kepada karyawan yang tidak menggunakan masker. Tindakan orang nomor dua di KSB itu untuk memberi contoh kepada perusahaan agar memberlakukan protocol kesehatan di tengah wabah corona ini.

Dalam arahannya, Wakil Bupati Fud Syaifuddin ST mengatakan, sesuai dengan arahan pemerintah pusat dianjurkan untuk menggunakan masker. Ia mengaku datang ke PLTU untuk memastikan karyawan menggunakan masker. “Saya lihat karyawannya banyak yang tidak menggunakan masker. Kok perusahaan nasional tidak diberikan masker. Subsidi listrik ke orang lain saja bisa, masa hanya untuk beli masker saja nggak bisa,” sindir Bang Fud—akrab Wabup disapa.

Karena itu ia berharap perusahaan bersama-sama melawan virus ini. Dengan cara memberikan masker kepada karyawan, membiasakan cuci tangan, dan social distancing serta selalu menjaga kebersihan dan kesehatan. “Saya minta petugas kepolisian dan TNI yang ada di PLTU harus tetap melakukan sweeping terhadap karyawan. Paksa mereka menggunakan masker. Apalagi di PLTU ini ada orang luar KSB yang harus kita saling jaga, karena aturannya orang luar datang ke KSB harus dikarantina selama 14 hari,” ujarnya.

Baca Juga  Satu Positif Covid-19, Sumbawa Belum Darurat

Ia juga meminta karyawan luar KSB tidak keluar daerah hingga kondisi ini membaik. “Tolong ingatkan mereka. Kalau mereka tidak mau diingatkan laporkan kepada saya. Pemerintah harus tegas dalam kondisi ini karena penyebaran virus ini setiap harinya di Indonesia semakin meningkat, persentase yang sembuh masih sedikit dibandingkan dengan yang meninggal dunia,” ungkapnya.

Sejauh ini di KSB belum ada yang positif Covid 19. Ini harus dijaga bersama agar kondisi ini tetap bertahan. “Ketegasan pemerintah dan kesadaran masyarakat menjadi salah satu cara memutus mata rantai penyebaran Covid,” pungkasnya. (HEN/SR)

DPRD DPRD