TKSK Utan Mengundurkan Diri, Disos Cari Pengganti

oleh -61 views
Kabid Pemberdayaan dan Kelembagaan Sosial Disos Sumbawa, Cendra Hastuty Nur, S.Sos, MA, bersama TKSK Sumbawa saat pertemuan di Balik Papan, Kalimantan Timur

KERJASAMA SAMAWAREA DENGAN DINAS SOSIAL KABUPATEN SUMBAWA

SUMBAWA BESAR, samawarea.com (13/4/2020)

Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) di Kecamatan Utan, Suhairi, telah mengundurkan diri. Pengunduran dirinya ini karena yang bersangkutan mengikuti Pemilihan Kepala Desa (Pilkades). Praktis, TKSK di Utan ini dalam keadaan lowong. Untuk kelangsungan pelaksanaan tugas-tugas penyelenggaraan kesejahteraan social di wilayah kecamatan tersebut, Dinas Sosial Kabupaten Sumbawa mencari pengganti dengan cara membuka lowongan bagi siapa saja, terutama yang berdomisili atau bertempat tinggal di Kecamatan Utan.

Kepala Dinas Sosial Kabupaten Sumbawa melalui Kabid Pemberdayaan dan Kelembagaan Sosial, Cendra Hastuty Nur, S.Sos, MA yang ditemui di ruang kerjanya, belum lama ini, mengakui adanya perekrutan TKSK di Kecamatan Utan yang saat ini dalam kondisi lowong. Sesuai Peraturan Kementerian Sosial RI, TKSK yang direkrut ini harus berasal dari kecamatan setempat. Untuk proses administrasi akan dilaksanakan pada 17 April. Bagi yang lolos akan mengikuti tes wawancara pada 20 April. Setelah itu yang terpilih nanti akan diusulkan ke Kementerian Sosial melalui Dinas Sosial Provinsi NTB. “Kami hanya membutuhkan satu orang saja. Kepada masyarakat Kecamatan Utan yang berminat untuk segera mengajukan lamaran,” ujarnya.

Dijelaskan Tuti—sapaan singkat birokrat wanita ini, TKSK diberikan tugasdan kewenangan oleh Kementerian Sosial selama jangka waktu tertentu untuk melaksanakan atau membantu penyelenggaraan kesejahteraan sosial sesuai dengan wilayah penugasan di kecamatan. Dalam melaksanakan tugasnya, TKSK melakukan pemetaan sosial berupa pendataan PSKS (Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Social) serta data dan informasi lainnya yang dibutuhkan dalam penyelenggaraan kesejahteraan social. Selain melakukan sinergi, integrasi, dan sinkronisasi dengan camat dan perangkat organisasi di bawahnya juga melakukan kegiatan penyuluhan dan bimbingan sosial baik atas inisiatif sendiri maupun atas penugasan dari berbagai pihak. Selain itu mengembangkan partisipasi sosial masyarakat dan jejaring kerja dengan berbagai pihak dalam penyelenggaraan kesejahteraan sosial. “Tugas TKSK cukup banyak, selain pendataan dan pendampingan pada semua PPKS, juga sekarang mendapat tugas tambahan menjadi pendamping program Paket Sembako yang dulunya dikenal dengan Rastra atau Raskin,” demikian Tuti. (JEN/SR)

 

DPRD DPRD
Baca Juga  Finalkan Perbup Kepemilikan Akta Kelahiran, KOMPAK Gelar Mini Workshop