Satpol PP dan Disnakeswan Sumbawa Gagalkan Penyelundupan 31 Ekor Sapi

oleh -17 views

SUMBAWA BESAR, samawarea.com (2/4/2020)

Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (Disnakeswan) bersama Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Sumbawa, berhasil menggagalkan penyelundupan ternak di Pelabuhan Poto Tano, Rabu (1/4) malam pukul 20.20 Wita. Sebanyak 31 ekor sapi yang hendak dikirim ke Pulau Lombok langsung diamankan.

Kepala Disnakeswan Sumbawa, H. Junaidi yang dikonfirmasi, Kamis (2/4) mengatakan, sapi yang diangkut menggunakan dua truk ini diduga dikirim secara ilegal karena tidak mengantongi izin dan hanya memiliki izin penelitian. Sapi ini terdiri dari 14 betina dan 7 ekor jantan. Berawal ketika pihaknya menerima informasi terkait pengiriman ternak dari Kabupaten Sumbawa tepatnya Kecamatan Labangka menuju Pulau Lombok. Pihaknya langsung berkoordinasi dengan Karantina Badas. Karantina pun mengaku tidak mengetahuinya. Padahal seharusnya pengiriman ternak itu harus sepengetahuan atau izin dari instansinya maupun Karantina. Melalui UPT Kecamatan Alas, diketahui ternak tersebut sudah berada di Pelabuhan Poto Tano dan siap masuk kapal karena tiket sudah siap. Tanpa membuang waktu, langsung berkoordinasi dengan petugas KP3 Poto Tano yang kemudian berhasil menggagalkan pengiriman dan membawa puluhan ternak ini ke Sumbawa. Guna proses lebih lanjut oleh penyidik Satpol PP, untuk sementara puluhan sapi ini dititipkan di Holding Ground Bangkong dan truk pengangkut diamankan di Kantor Satpol PP.

Sementara Kadis Pol PP Kabupaten Sumbawa, H. Sahabuddin, S.Sos., M.Si mengatakan saat ini tengah memeriksa pemilik sapi dan dua orang sopir truk. Proses ini dilakukan karena pengiriman ternak itu melanggar Perda No. 12 Tahun 2013 tentang Lalulintas Ternak Antar Pulau. “Yang jelas, kami proses karena tidak dilengkapi dokumen,” tegasnya. (JEN/SR)

 

iklan bapenda
Baca Juga  Bantuan PKH Ratusan Juta Diduga Diselewengkan Oknum Pendamping