Ditelusuri Tim Gugus Tugas Covid19, Belasan Jamaah Tabliq Ditemukan

oleh -2 views
Saat pemeriksaan Kluster Gowa

LIPUTAN KHUSUS JUMPA PERS GUGUS TUGAS PENANGANAN COVID-19 KABUPATEN SUMBAWA

SUMBAWA BESAR, samawarea.com (28/3/2020)

Tim Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Sumbawa, berhasil menelusuri semua keberadaan belasan jamaah tabliq asal Sumbawa yang baru pulang dari Makassar. Sebelumnya ada 27 jamaah tabliq (sebelumnya diberitakan 26 orang) yang baru pulang. Namun yang berhasil diidentifikasi dan dilakukan pemeriksaan kesehatan di Puskesmas Brang Biji ada 11 orang. Hasilnya 7 orang dikategorikan Orang Dalam Pemantauan (ODP) dan diminta untuk melakukan karantina secara mandiri, sedangkan 4 orang lainnya dalam kondisi sehat. Sisanya 16 orang tidak diketahui karena mereka turun di sepanjang perjalanan dari Bima menuju Sumbawa. Ada yang turun di Tarano, Empang, dan Labangka. “Alhamdulillah, setelah ditelusuri keberadaan belasan jamaah tabliq ini sudah diketahui dan telah didata serta diberikan edukasi termasuk pemeriksaan kesehatan oleh petugas gugus kami di kecamatan,” kata Juru Bicara Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Sumbawa, Drs. H. Didi Darsani A.Pt yang didampingi Kepala Diskominfotik, Rachman Ansori M.SE dan Kabag Humas dan Protokol, Arif Alamsyah S.STP., M.Si dalam jumpa persnya, Sabtu (28/3) sore.

Namun sejauh ini ungkap Haji Didi—akrab Jubir yang juga Kepala Dikes Sumbawa, pihaknya belum mendapat laporan mengenai hasil pemeriksaan kesehatan belasan jamaah itu karena masih berproses. Kendati belum mendapatkan hasil apakah masuk kategori ODP ataupun ODR (Orang Dalam Resiko), jamaah tersebut telah diedukasi untuk mengkarantina diri selama 14 hari ke depan. Hal ini sebagai upaya untuk mencegah terhadap kemungkinan penyebaran Covid—19.

Baca Juga  PKK di NTB Sangat Perhatikan PAUD

ODP Bertambah

Untuk diketahui, ungkap Haji Didi, data yang dirangkum Gugus Tugas Covid 19 Kabupaten Sumbawa hingga 28 Maret 2020 pukul 14.00 Wita, mencatat 75 orang dinyatakan ODP (Orang Dalam Pemantauan) dan PDP (Pasien Dalam Pengawasan). Untuk ODP mencapai 71 orang, sedangkan PDP 4 orang. Jumlah ini ada kenaikan jika dibandingkan data 27 Maret kemarin. Kenaikan ini karena ada tambahan ODP 1 orang.

Guna mengantisipasi penyebaran Covid ini, sambung Haji Didi, sejumlah elemen seperti TNI, Polri, Satpol PP, organisasi perangkat daerah, TAGANA, PMI dan lainnya, bergabung melakukan penyemprotan disinfektan di sejumlah fasilitas pelayanan publik, tempat ibadah dan pasar. Penyemprotan ini telah dilaksanakan sejak 20 Maret hingga saat ini masih berlangsung. Tercatat sementara ada 45 sasaran. Kegiatan penyemprotan ini juga diikuti oleh sebagian besar kecamatan dan desa yang melakukannya secara mandiri di wilayahnya masing-masing. (JEN/SR)

iklan bapenda