Home / Ekonomi / Sumbawa Dapat Program KUBe Senilai 1 Milyar untuk 50 Kelompok Usaha

Sumbawa Dapat Program KUBe Senilai 1 Milyar untuk 50 Kelompok Usaha

KERJASAMA SAMAWAREA DENGAN DINAS SOSIAL KABUPATEN SUMBAWA

SUMBAWA BESAR, SR (27/3/2020)

Upaya pemerintah untuk mengentaskan kemiskinan melalui berbagai macam cara. Salah satunya melalui Program Kelompok Usaha Bersama atau yang dikenal dengan sebutan KUBe. Program ini dikucurkan setiap tahun dengan jumlah anggaran yang bervariasi. Pada Tahun 2020 ini, Kabupaten Sumbawa melalui Dinas Sosial, mendapatkan alokasi program tersebut senilai Rp 1 milyar. Hal tersebut dibenarkan Kepala Dinas Sosial Kabupaten Sumbawa yang dikonfirmasi melalui Kabid Linjamsos, Mirajuddin ST, belum lama ini.

Diungkapkan Raju—sapaan akrab pejabat low profil ini, anggaran itu diperuntukkan bagi 50 kelompok usaha. Per kelompok akan mendapatkan dana sebesar Rp 20 juta. Setiap kelompok beranggotakan 10 orang. Artinya dengan anggaran Rp 1 Milyar tersebut dapat mengakomodir 500 orang. Dijelaskan Raju, KUBe ini merupakan bantuan modal usaha bagi masyarakat miskin atau tidak mampu. Dana yang diberikan dimanfaatkan untuk mengembangkan usaha. Usahanya pun bermacam-macam, baik perbengkelan, pertukangan, catering, perkiosan dan lainnya. Namun dari Kementerian Sosial sudah ada rambu-rambu, yang meminta agar tidak dialokasikan untuk usaha ternak. Sebab hasil evaluasi, usaha ternak ini cenderung tidak berhasil karena kelompok yang mengelola selalu berdalih ternaknya mati dan hilang. Kementerian mengharapkan agar dana itu dialokasikan untuk usaha yang sifatnya bisa langsung menghasilkan uang, mengingat modalnya sedikit dan harus terus berputar. Misalnya, perkiosan, setiap hari ada keuntungan meski sedikit.

Kabid Linjamsos Dinas Sosial Kabupaten Sumbawa, Mirajuddin ST

Untuk diketahui, bantuan ini bersifat hibah dan dalam menjalankan usahanya akan dibina pendamping yang ditunjuk Dinas Sosial. Sebelumnya dana itu dikucurkan, kelompok mengajukan Rencana Anggaran Biaya (RAB) terkait hal yang akan dibeli untuk mendukung kegiatan usahanya. Dan salah satu syarat untuk mendapatkan bantuan KUBe ini, adalah yang sudah ada embrio usahanya.

Ia berharap dengan adanya bantuan modal tersebut, masyarakat dapat memanfaatkannya dengan baik. Meski kecil bisa menjadi stimulus untuik mengembangkan usahanya. Karena semua program yang dialokasikan pemerintah dalam rangka mempercepat pengentasan kemiskinan. Hasil survey BPS, angka kemiskinan 13,90 persen pada Tahun 2019, menurun dibandingkan 2018 lalu yang mencapai 14,08 persen. “Program ini menjadi salah satu strategi untuk menurunkan angka kemiskinan,” pungkas Raju. (JEN/SR)

Lihat Juga

Banjir di Tengah Wabah Corona Terjang Sekotong, TNI-Polri Salurkan Bantuan

LOMBOK BARAT, SR (5/4/2020) Masyarakat Dusun Kambeng Timur Desa Sekotong Timur Kecamatan Lembar, Lombok Barat, ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *