ODP dan PDP Covid-19 di Sumbawa Bertambah, Data Hari Ini Tercatat 74 Orang

oleh -0 views

LIPUTAN KHUSUS JUMPA PERS GUGUS TUGAS PENANGANAN COVID-19 KABUPATEN SUMBAWA

SUMBAWA BESAR, samawarea.com (27/3/2020)

Orang Dalam Pengawasan (ODP) dan Pasien Dalam Pengawasan (PDP) Covid-19 di Kabupaten Sumbawa, bertambah. Sejak 31 Januari hingga 26 Maret 2020, ODP dan PDP mencapai 56 orang terdiri dari 53 ODP dan 3 PDP. Namun pada 27 Maret hingga pukul 16.00 Wita, ada penambahan 9 orang lagi sehingga totalnya menjadi 74 orang yaitu 70 ODP dan 4 PDP. “Hari ini ada penambahan 9 orang. Untuk ODP 8 orang dan PDP 1 orang,” ungkap Juru Bicara Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Sumbawa, Drs. H. Didi Darsani A.Pt yang didampingi Kepala Diskominfotik, Rachman Ansori M.SE dan Kabag Humas dan Protokol, Arif Alamsyah S.STP., M.Si dalam jumpa persnya, Jumat (27/3).

Disebutkan Haji Didi akrab Jubir yang juga Kadis Kesehatan Kabupaten Sumbawa ini, dari 74 orang ini, 54 orang di antaranya telah selesai dalam pemantauan. Sisanya 16 orang, termasuk 4 orang yang dirawat sebagai pasien dalam pengawasan (PDP). Keempat ODP ini, 3 di antaranya dirawat di Rumah Sakit HL Manambai Abdulkadir, semuanya dalam kondisi baik dan stabil. Hanya ketiganya masih menunggu hasil ujilab dengan pengambilan sampel Swap yang dikirim ke Jakarta. Satu dari tiga orang ini hasil ujilab sudah dinyatakan negatif, namun masih dilakukan ujilab kedua. Jika tetap negatif, maka pasien PDP tersebut dinyatakan sembuh atau dipulangkan. Sementara tambahan satu pasien PDP yang baru, lanjut Haji Didi, sekarang dirawat di RSU Mataram. Pasien PDP ini memiliki riwayat perjalanan mengunjungi provinsi yang terkonfirmasi positif Covid-19. “Meski dirawat di sana (Mataram) tetap dirangkum dalam data kabupaten Sumbawa karena status kependudukannya di Sumbawa,” kata Haji Didi.

Baca Juga  GOW Sumbawa Perang Melawan Narkoba        

Mengenai kondisi pasien PDP di Mataram itu, Ia mengaku belum mendapatkan laporan pasti. Namun demikian pasien yang dalam pengawasan RSU Mataram itu tetap dalam pemantauannya. “Semoga kondisinya stabil sebagaimana tiga pasien PDP yang dirawat di Rumah Sakit Manambai Abdulkadir,” tandasnya.

Di bagian lain, Haji Didi meluruskan adanya pemberitaan sebelumnya yang menyebutkan ada 6 orang di Sumbawa yang memiliki kontak erat dengan pasien positif corona (01-NTB). Sebenarnya hanya ada 2 orang yaitu satu di Lunyuk dan satunya di Alas. Sedangkan empat orangnya, adalah orang yang kontak dengan pasien asal Lunyuk, bukan dengan pasien 01-NTB. Artinya keempat orang ini disebut Orang Dengan Resiko. “Ketika pasien asal Lunyuk hasilnya negatif, maka empat orang ini clear atau ikut negatif,” pungkasnya. (JEN/SR)

iklan bapenda