Pemda Lobar Tutup Tempat Keramaian di Senggigi Batulayar

oleh -0 views

Pengusaha yang Tidak Patuh Bisa Diproses Hukum

LOMBOK BARAT, samawarea.com (25/3/2020)

Pusat keramaian di Kecamatan Batulayar ditutup Pemda Lombok Barat. Senin (23/3) lalu Forkopimda setempat mendatangi lokasi tersebut untuk melakukan Sosialisasi Pencegahan dan Penyebaran Bahaya Virus Covid-19, sekaligus memastikan tidak ada aktifitas berkumpul sesuai dengan himbauan pemerintah pusat maupun pemerintah daerah. Tempat keramaian yang menjadi sasaran adalah tempat hiburan, SPA, pusat oleh-oleh dan lainnya. Hadir dalam kegiatan tersebut Bupati Lombok Barat, Kapolres Lobar, Dandim 1606/Lobar, Sekda, Asisten 1, 2 dan 3, Kepala Pelaksana BPBD Lobar, Kabag Ops Polres Lobar, Kabid Pemasaran Dinas Pariwisata Lobar, Kapolsek Senggigi, dan Danramil 1606/Gunungsari.

Dalam kesempatan itu disampaikan tentang cara menjaga kebersihan masing-masing di tempat kerja. Dengan mensterilkan setiap ruangan dengan cairan dinsifektan, melengkapi karyawan dengan APD (alat pelindung diri) seperti masker dan sarung tangan serta menyediakan Hand Sanitezer bagi para pengunjung yang akan menginap di hotel. Setelah sosialisasi dilakukan penempelan Poster Himbauan tertulis “Pencegahan Virus Corona”.

Kapolres Lobar, AKBP Bagus S. Wibowo, SIK., mengatakan bahwa semua tempat keramaian diperlakukan sama, tidak ada diskriminasi. Ini merupakan atensi pemerintah pusat, bahkan dunia tentang pencegahan penyebaran Virus Covid 19 yang mematikan saat ini.  Terhadap pemilik tempat keramaian yang tidak kooperatif, untuk menghentikan segala aktifitas, dan mematuhi himbauan atau anjuran dari pemerintah.

Baca Juga  Tak Pakai Masker, 23 Pengguna Jalan Terjaring Operasi

TNI-Polri melakukan tindakan yang terukur, selain dari tindakan-tindakan himbauan, tindakan peringatan, sampai dengan proses hukum akan dilakukan kepada masyarakat yang dianggap tidak patuh dengan himbauan Pemerintah. (SR)

iklan bapenda