Satu Warga KSB Berstatus PDP, 27 ODP

oleh -5 views

SUMBAWA BARAT, SR (23/3/2020)

Satu warga Kabupaten Sumbawa Barat tercatat sbagai Pasien Dalam Pengawasan (PDP) yang diduga mengalami gejala yang mengarah ke Virus Corona (Covid-19). Pasien itu langsung dirujuk ke Rumah Sakit H.L. Manambai AbdulKadir sebagai Rumah Sakit Rujukan Covid-19 yang berlokasi di Kabupaten Sumbawa.

Dalam konfrensi persnya, Kadis Kesehatan Sumbawa Barat H. Tuwuh S.AP sekaligus Juru Bicara Satgas Covid-19 mengakui ada satu orang yang berstatus Pasien Dalam Pengawasan (PDP). Pasien ini berasal dari Kecamatan Taliwang yang melakukan perjalanan dari Kota Solo. Berdasarkan pantauan Satgas Covid 19 di lapangan, warga tersebut mengalami gejala batuk dan pilek. Sesuai prosedur yang berlaku, apabila terdapat tanda dan gejala tersebut maka akan ditetapkan status sebagai PDP dan segera dirujuk. Sebelumnya telah dilakukan penanganan di ruang isolasi RSUD Asy-Syifa.

Perlu diketahui ungkap Tuwuh, meski warga tersebut berstatus PDP, belum tentu positif terjangkit Virus Corona. Yang bisa memastikannya adalah hasil lab sampel darah. Saat ini sampel darah pasien sudah dikirim ke Surabaya, dan sejauh ini hasilnya belum keluar. “Nanti kalau hasil lab-nya sudah keluar pasti daerah asal pasien akan diinformasikan,” kata Tuwuh.

Dengan adanya satu PDP, lanjut Tuwuh, maka tercatat 7 orang yang berstatus ODP (Orang Dalam Pemantauan). Mereka adalah orang yang kontak erat dengan pasien PDP meski beresiko rendah. Dalam prosedurnya, ODP ini akan dikarantina atau mengkarantina dirinya selama 14 hari dengan tidak diperbolehkan keluar rumah untuk memastikan dia tidak terjangkit virus. Namun jika hasil Lab pasien PDP negatif maka dengan sendirinya 7 orang tersebut gugur statusnya sebagai ODP dan boleh beraktifitas seperti biasa.

Baca Juga  Rabies Kian Mengkhawatirkan, Pemda Sumbawa Bentuk Tim Gerak Cepat

Untuk diketahui per tanggal 23 Maret 2020 pukul 14.00 Wita, Satgas Covid-19 KSB mengumumkan sebanyak 36 orang telah selesai dalam pemantauan selama 14 hari dan semuanya dalam kondisi sehat. Selanjutnya orang yang telah dalam perjalanan dari wilayah atau negara terjangkit berjumlah 47 orang. Untuk kontak erat dengan resiko rendah berjumlah 7 orang. Sementara untuk kontak erat resiko tinggi berjumlah 0. Selanjutnya untuk ODP berjumlah 27 orang dan PDP berjumlah 1 orang. (SR)

DPRD DPRD