Smelter di KSB Tetap Dibangun, Konstruksi Dimulai Juni 2020

oleh -27 views

SUMBAWA BARAT, SR (20/3/2020)

Bupati Sumbawa Barat Dr. Ir. H. W Musyafirin, MM., menegaskan bahwa smelter di Kabupaten Sumbawa Barat tetap akan dibangun. Hal tersebut disampaikan bupati dalam Rapat Pemantapan Rencana Kerja Pembebasan Lahan dan Pengurusan Perizinan untuk Lokasi Smelter di Ruang Rapat Utama Graha Fitrah, Rabu, 18 Maret 2020.

DPRD

Hal tersebut cukup beralasan, ungkap Bupati, karena dukungan pemerintah pusat dan komitmen PT. AMNT cukup kuat. Tim percepatan pembangunan smelter pun terus bekerja mengawal dan memastikan pembangunan smelter tetap sesuai jadwal. Sebagai bukti keseriusan akan dibangunnya smelter, pemerintah pusat sudah menetapkan Peraturan Presiden nomor 18 Tahun 2020 tentang RPJMN yang di dalamnya ditetapkan Kecamatan Maluk sebagai Kawasan Industri. Ditambah lagi dengan telah tuntasnya proses pembebasan lahan untuk kawasan Smelter. “Artinya tidak ada alasan Smelter tidak dibangun,” tegas Bupati.

Ia pun meminta masyarakat tidak membuat spekulasi yang tidak baik memprovokasi masyarakat lainnya terkait proses pembangunan smelter ini. Semua pihak diharapkan bergotong royong mendukung, karena keberadaan smelter untuk kebaikan masyarakat KSB. “Tambang ini tidak akan selamanya beroperasi di KSB, kalau isinya sudah habis maka pasti mereka akan meninggalkan KSB. Sedangkan kalau ada smelter dan industri turunannya ini akan terus berjalan, apabila ini terus berjalan sudah pasti perekonomian KSB akan terus miningkat. Saya memohon kepada Allah semoga ini yang terbaik untuk masyarakat Sumbawa Barat,” ucapnya.

Baca Juga  Berstandar Nasional, Pasar Seketeng Siap Tampung 2.700 Pedagang

Hadir dalam rapat tersebut, Sekretaris Daerah, Kepala Kejaksaan KSB,  kepala BPN KSB, Kabag Operasi Polres KSB, Kepala Dinas PUPRPP, Asisten Ekonomi dan Pembangunan, Tim Fasilitasi Smelter, Kapolsek Maluk, Danramil Maluk-Sekongkang, dan Notaris Wira.

Di samping itu Bupati juga menegaskan, pada saat menghadiri acara silaturahmi dengan masyarakat Jereweh sekaligus Ntek Bale (Syukuran masuk Rumah Dinas) Camat Jereweh juga menyatakan Smelter akan tetap dibangun dan konstruksinya akan dimulai Bulan Juni 2020. (HEN/SR)

DPRD DPRD