Dermaga F3 Poto Tano Diresmikan, Siap Dikelola Perusda

oleh -12 views

SUMBAWA BARAT, SR (20/3/2020)

Bupati Sumbawa Barat, Dr. Ir. HW Musyafirin MM meresmikan operasional Dermaga Rakyat Poto Tano, Senin (16/3/2020) lalu. Dermaga yang pembangunannya didanai Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal itu pun dinamai dengan Dermaga F3. Nama tersebut lahir dari hasil musyawarah singkat antara Bupati, Wakil Bupati, Ketua DPRD KSB, Kepala Dinas dan dua mantan Kepala Dinas Perhubungan KSB, Camat Poto Tano, Kepala Desa dan mantan Kepala Desa Poto Tano. ‘’Dari hasil musyawarah kami, dengan mengucapkan bismillahirrohmanirrohim, Dermaga Rakyat Poto Tano kita beri nama dengan Dermaga F3,” kata Bupati meresmikan.

DPRD

Bupati selanjutnya menandatangani peresmian dermaga diikuti dengan pengguntingan pita oleh Ketua TP-PKK KSB, Ibu Hj. Hanipah W Musyafirin, S.Pt didampingi Bupati, Wakil Bupati, Ketua DPRD KSB, Ketua Pengadilan Agama Taliwang dan pejabat pemerintah KSB. Selain meresmikan Dermaga F3, Bupati juga me-launching operasi kapal cepat, dan mencoba kapal cepat yang akan melayani rute Dermaga F3 Poto Tano-Kayangan di sekitar Gili Kenawa. Kehadiran kapal cepat bernama KM Lombok Ekspres tesebut akan mempercepat mobilitas masyarakat, yakni dengan waktu tempuh hanya 35-40 menit.

Bupati meminta Dinas Perhubungan KSB untuk mengelola dermaga tersebut dengan baik dan langsung mengusulkan agar dermaga tersebut dikelola oleh Perusahaan Daerah (Perusda) KSB. ‘’Maaf Pak Kepala Desa Poto Tano, kalo dermaga dikelola BUMDes, jangan. Biaya operasionalnya tinggi, biarkan Perusda saja, Perusda yang akan menghubungkan dermaga ini dengan masyarakat, dengan pengembangan Gili Balu dan koneksi dengan Kayangan. Nanti BUMDes bermain yang lain, pengelolaan parkir dan lainnya,” imbuhnya.

Baca Juga  Gubernur Minta Caleg Tidak Pasang Poster di Pohon

Sekarang dibutuhkan pembangunan tempat penjualan tiket, tempat parkir dan lainnya agar dermaga ini bisa dioperasionalkan dengan baik, dan Desa Poto Tano ini benar-benar menjadi Lawang Tana Samawa (pintu gerbang Pulau Sumbawa).

Kepala Dishub KSB, Abdul Hamid, S.Pd., M.Pd melaporkan, dana pembangunan Dermaga Rakyat ini bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) Afirmasi Kemendes-PDT. Infrastruktur perhubungan ini dibangun bertujuan untuk menggiatkan ekonomi masyarakat termasuk pariwisata di Gili Balu. Ada tiga Kepala Dinas Perhubungan yang berperan membangunnya, yakni Ir. H. Muslimin, M.Si di tahap perencanaan tahun 2018. Ir. H. Irhas R. Rayes, M.Si pada tahap pembangunan tahun 2019. ‘’Sementara saya diproses finishing. Alhamdulillah pembangunnya berjalan lancar karena didampingi TP4D Kejari Sumbawa,” pungkasnya. (HEN/SR)

DPRD DPRD