Ditebas Keponakan, Tangan Kiri Kadus Pamunga Nyaris Putus

oleh -14 views

SUMBAWA BESAR, SR (18/3/2020)

Kepala Dusun Pamunga Desa Usar Kecamatan Plampang, Suprianto (52) dilarikan ke Puskesmas dalam keadaan bersimbah darah. Tangan kirinya nyaris putus. Karena lukanya sangat parah, Kadus tersebut dirujuk ke RSUD Sumbawa untuk mendapat penanganan medis secara intensif. Kondisi yang dialami Kadus Pamunga ini, akibat ditebas DD–keponakannya sendiri hanya gara-gara persoalan lahan.

Informasi yang dihimpun Wartawan SAMAWAREA Biro Sumbawa Bagian Timur, kasus penebasan itu terjadi di Gang Masjid Al Jihad, Dusun Geratak Desa Usar, Rabu (18/3) siang tadi pukul 11.25 Wita. Berawal dari pengukuran lahan pekarangan menyusul adanya Program PTSL. Pelaku yang memiliki lahan pekarangan ingin mengukur lahan yang berada di belakang masjid. Padahal lahan kosong itu milik desa. Karena itu korban melarang dilakukan pengukuran. Keduanya pun terjadi cekcok mulut. Puncaknya pelaku mencabut parang yang terselip di pinggangnya langsung menyerang korban. Serangan itu menyebabkan pundak korban luka terbuka dan lengan tangan kiri nyaris putus.

Kapolsek Plampang, Ajun Komisaris Polisi (AKP) Abdul Sani yang dikonfirmasi, mengakui adanya kasus penganiayaan itu. Korban yang terluka parah sudah ditangani secara medis dan menjalani rawat inap di RSUD Sumbawa. Sedangkan pelaku sudah diamankan dan dievakuasi ke Polres Sumbawa guna proses lebih lanjut. (BUR/SR)

iklan bapenda
Baca Juga  Tabrak Rombongan Karnaval, Mobil Lukai 8 Orang Anak