Cegah Corona di Sumbawa, 26 Dalam Pantauan, Tersisa 4 Orang

oleh -4 views

BERITA KHUSUS GUGUS TUGAS PENANGANAN COVID-19 KABUPATEN SUMBAWA

SUMBAWA BESAR, SR (15/3/2020)

Sebanyak 26 orang warga Kabupaten Sumbawa dalam pemantauan Dinas Kesehatan Kabupaten Sumbawa. Pemantauan ini dilakukan untuk memastikan bahwa sejumlah orang tersebut tidak terpapar Virus Corona. Mereka sebagian besar baru pulang dari negara atau daerah terdampak Corona.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sumbawa, Drs. H. Didi Darsani A.Pt yang dihubungi SAMAWAREA, Minggu (15/3/2020), mengakui 26 orang tersebut dalam pantauan timnya. Dari 26 orang ini, tersisa 4 orang, karena 22 orang di antaranya sudah dipastikan tidak terpapar Virus Corona atau hasilnya negatif. “Selama beberapa hari pemantauan termasuk pemeriksaan kesehatan,tidak ada menunjukkan gejala-gejala yang mengarah pada penyakit yang dikhawatirkan ini. Hasilnya negatif,” kata Haji Didi—akrab Kadis ini disapa.

Sebelumnya, pemantauan terhadap sejumlah orang tersebut, ungkap Haji Didi, berdasarkan informasi masyarakat, bahwa mereka baru saja pulang umroh, menjadi TKI dan kegiatan lain di luar negeri, terutama dari negara yang terdampak Corona. Tim lapangannya langsung turun melakukan pemeriksaan kesehatan dan memberikan edukasi seperti himbauan atau arahan. Selama dalam pemantauan, mereka diminta untuk tidak keluar rumah atau bersosialisasi dengan masyarakat lain. Ketika mereka mengalami gejala panas, demam dan sesak napas untuk segera menghubungi petugas medis. “Kami arahkan mereka untuk mengkarantinakan dirinya, atau menjaga diri selama 14 hari untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan,” ujar Haji Didi.

Baca Juga  Pemeliharaan Rutin Jalan-Jembatan Tak Terpengaruh Covid

Selain itu, selama dalam pemantauan, tim lapangan dari Dikes dalam dua atau tiga hari sekali intensif turun melakukan pengecekan kesehatan, terutama suhu badan. “Kami tidak ingin hanya mendengar pengakuan mereka. Cek harus dilakukan untuk memastikan mereka tidak bohong. Jangan sampai ngakunya tidak sakit hanya untuk menghindari pemeriksaan, padahal sakit. Inilah pentingnya kami datangi mereka,” ungkapnya.

Mengenai 4 orang yang masih dalam pemantauan, Haji Didi mengaku sampai sekarang belum ada mengalami gejala-gejala yang mengarah ke Corona. Hanya ada satu pasien di luar mereka yang sempat dirujuk ke rumah sakit karena mengalami suhu badan panas tinggi. Tapi setelah ditangani dan dicek, tidak ada tanda-tanda terpapar Corona. “Sudah dinyatakan sembuh dan dipulangkan. Semoga di daerah kita ini aman dari Corona, dan kami tetap berharap masyarakat menjaga kebersihan diri dan lingkungan,” pungkasnya. (JEN/SR)

iklan bapenda