Home / Pendidikan / Sosialisasi BOS 2020 di Sumbawa, Berakhir

Sosialisasi BOS 2020 di Sumbawa, Berakhir

SUMBAWA BESAR, samawarea.com (13/3/2020)

Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kabupaten Sumbawa merampung kegiatan sosialisasi Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Permendikbud) No. 8 Tahun 2020 tentang Petunjuk Tehnis (Juknis) Bantuan Operasional Sekolah (BOS) Tahun Anggaran 2020. Kegiatan tersebut resmi berakhir di Zona Barat, belum lama ini. Untuk diketahui, sosialisasi di Zona Barat ini, dipusatkan di SMPN 1 Alas, dengan melibatkan sekolah-sekolah di Kecamatan Alas Barat, Buer, Utan dan Rhee. Selain Kadis Dikbud Kabupaten Sumbawa, H Sahril S.Pd, Sekretaris Dinas Dikbud Ir Surya Darmasya, sosialisasi juga dihadiri Kepala SMPN 1 Alas, H Agusman S.Pd, kepala sekolah serta bendahara SMP di Zona Barat.

Seperti sosialisasi-sosialisasi sebelumnya, Manajer BOS Kabupaten, Ir Surya Darmasya yang juga Sekretaris Dinas Dikbud Sumbawa ini menyampaikan materi untuk jenjang SMP hampir sama dengan tingkat SD. Tujuannya juga tidak berbeda yaitu untuk menyeragamkan pemahaman sekolah penerima terhadap Permendikbud No. 8 Tahun 2020 tentang Juknis BOS Tahun Anggaran 2020.

Di kegiatan itu, ia kembali menegaskan agar sekolah mempedomani Juknis dalam pelaksanaan operasional sekolah, agar tidak salah dalam melaksanakannya. Ia juga berharap sekolah segera menyusun RKAS sebagai pedoman dalam pelaksanaan kegiatan sekolah. Ini juga sebagai acuan Dinas Dikbud Sumbawa menyusun rincian anggaran SKPD. Dalam penyusunan RKAS, ia mengingatkan agar sekolah teliti dan cermat dalam merencanakan kegiatannya, sehingga hasil dan output pendidikan dapat tercapai sesuai dengan tujuan pendidikan.

Di tempat yang sama, Kadis Dikbud Kabupaten Sumbawa, H Sahril S.Pd, meminta komponen manajemen BOS di sekolah selalu kompak dan bekerjasama dalam pelaksanaan pengelolaan dana BOS. Setiap ada permasalahan agar diselesaikan secara bersama-sama dengan melibatkan semua unsur sesuai ketentuan adalam Juknis, sehingga tujuan pendidikan akan tercapai. Diharapkan juga sekolah dapat merumuskan rencana pembiayaan kegiatan sekolah yang dituangkan dalam RKAS, dapat memenuhi standar satuan pendidikan yaitu standar kompetensi lulusan, standar isi, standar proses, standar sarana prasarana, standar pengelolaan, standar pembiayaan dan standar penilaian.

Sementara Kasubag Urusan Perbantuan Dinas Dikbud Sumbawa, Mohammad Husnul Alwan, S.Ag, menambahkan setelah sosialisasi ini selesai dilaksanakan, Dinas Dikbud Sumbawa akan memanggil semua operator kecamatan, untuk mengikuti pendampingan pengisian aplikasi RKAS yang diterbitkan Kemendikbud, sehingga sekolah penerima dana BOS dapat menyusun RKAS secepatnya. (SR)

 

Lihat Juga

Menunggu Kualitas Parpol di Pilkada Sumbawa

Oleh : Heri Kurniawansyah HS (Dosen Fisipol UNSA) Mereka yang cenderung populer di ruang publik ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *