Dies Natalis UTS Semarak, Tampilkan Atraksi Budaya Mahasiswa se Nusantara

oleh -2 views

SUMBAWA BESAR, SR (8/3/2020)

Universitas Teknologi Sumbawa (UTS) sukses menggelar Pawai Budaya Nusantara dalam rangka Dies Natalies 7th UTS, Sabtu, 7 Maret 2020. Kegiatan yang cukup semarak ini diikuti ratusan mahasiswa UTS dari Sabang sampai Merauke. Mengambil titik start dari Lapangan Makodim 1607 Sumbawa, para mahasiswa ini berjalan mengenakan pakaian adat asal daerahnya seperti Aceh, Kalimantan, Sumatera, Sulawesi, Jawa, NTT, Lombok, Sumbawa, Bima, dan lainnya, menuju Halaman Kantor Bupati Sumbawa. Setibanya di venue, para kafila daerah tersebut menampilkan berbagai kebudayaan khas daerahnya. Selain itu mengisi stand kuliner dan menyediakan kuliner Nusantara buatan mereka sendiri. Acara meriah ini dibuka secara resmi Wakil Bupati Sumbawa, Drs. H. Mahmud Abdullah. “Pada usia ke 7 tahun ini, semoga UTS senantiasa tetap semangat dan berkomitmen tinggi dalam mewujudkan pendidikan yang berkualitas di Sumbawa, daerah kita tercinta,” ucap Wabup pada kegiatan yang dihadiri Rektor UTS, Wakil Ketua DPRD Drs. Mohammad Anshori, Asisten Administrasi Umum Sekda, Ir. H. Iskandar M.Ec. Dev, Budayawan Sumbawa Aries Zulkarnaen, dan masyarakat yang datang menyaksikan atraksi budaya tersebut.

Hal senada dikatakan Rektor UTS, Chairul Hudaya Ph.D, bahwa UTS memang dihajatkan untuk peningkatan kualitas dunia pendidikan di wilayah timur Indonesia. UTS akan terus memperbaiki diri untuk mewujudkan visi UTS “Membumi dan Mendunia”. Tahun ini Dies Natalies UTS mengangkat tema “UTS is Our Home”. Diharapkan UTS bukan hanya menjadi tempat menimba ilmu para mahasiswanya dan bukan hanya rumah bagi elang muda, namun juga ‘rumah’ pembelajaran yang nyaman dan tumbuh utuh serta bermanfaat bagi sesame, sebagaimana visi misi UTS.

Baca Juga  Kemendikbud dan DFAT Australia Kunjungi SD Mitra Program INOVASI

Pantauan lapangan, penampilan apik para mahasiswa menambah semarak acara ini. Seperti Tarian Dayak-Kalimantan, atraksi etnik dari “Bagas Godang” Sumatera Utara, NTT, Tarian Sumbawa, dan Drama Musikal oleh Jowo Clan. Penampilan tersebut dinilai tim juri handal yakni Japaruddin S.Pd (Pembina Sanggar Seni Liser SMANDA), Muhammad Qodri S.Pd (Pembina Sanggar Seni Moyo hilir), dan Burhanuddin S.Pd (Pembina Sanggar Seni Moyo Hulu). Hasil penilaian menetapkan Kafilah Kalimantan sebagai penampilan terbaik, dan Kafilah Sumatera sebagai kostum terbaik.

Meski diguyur hujan, tidak menyurutkan semangat para mahasiswa dan tidak membuat masyarakat beranjak hingga berakhirnya acara. (SR)

iklan bapenda