Sembunyi di Plafon, DPO Penipuan Diringkus Tim Kejaksaan

oleh -2 views

LOMBOK TENGAH, SR (4/3/2020)

Tim Intelijen Kejaksaan Negeri (Kejari) Lombok Tengah yang diback-up aparat TNI meringkus terpidana pemalsuan surat (jual beli tanah) berinisial US alias Uci. Terpidana ini ditangkap di rumahnya, Dusun Rangkap, Desa Kuta, Kecamatan Pujut, Rabu (4/3) dinihari pukul 00.22 Wita. Saat itu terpidana bersembunyi di atas plafon.

Kajati NTB melalui Kasi Penkum, Dedi Irawan SH MH dalam keterangan persnya, mengatakan, bahwa penangkapan ini dilakukan karena terpidana menghilang setelah adanya putusan pengadilan terhadap Uci dan rekannya, ST alias Amaq Juki, masing-masing hukuman penjara 1 tahun 6 bulan. Pihak kejaksaan sebenarnya sudah melakukan langkah-langkah persuasif dan memberikan panggilan secara patut. Namun kedua terpidana tersebut tidak kooperatif dan diduga melarikan diri. Tim Intelijen Kejaksaan Loteng bergegas mencari keduanya. Tak lama, Amaq Juki yang tinggal di Dusun Letek I, Desa Rembitan, Kecamatan Pujut Loteng ini, menyerahkan diri, sedangkan Uci tak diketahui keberadaannya. Berdasarkan informasi dari informan, tim mengetahui bahwa Uci kerap pulang ke rumahnya pada malam hari. Tim langsung berkoordinasi dengan aparat TNI dari Kodim 1620 Praya beserta Koramil Pujut dan Bhabinsa bergerak ke TKP mengepung rumah terpidana. Saat hendak digrebeg, pintu rumah dalam keadaan terkunci. Istri terpidana pun muncul membukakan pintu dan mengatakan bahwa suaminya tidak berada di rumah. Tim tak percaya begitu saja, kemudian masuk memeriksa seluruh ruangan. Tim curiga setelah melihat keris dan parang di atas lemari dekat lubang masuk plafon yang diduga sudah dipersiapkan terpidana untuk melakukan perlawanan. Tim memastikan terpidana ada di atas plafon sehingga diminta agar turun ke bawah. Salah satu anggota TNI bersenjata memeriksa di atas plafon lalu memaksa terpidana turun. Terpidana diangkut ke mobil menuju Kantor Kejaksaan Negeri Lombok Tengah. Selanjutnya terpidana dibawa ke Rutan Kelas II B Praya. Berdasarkan hasil introgasi, Uci mengaku selama ini bersembunyi di Desa Jerowaru Kabupaten Lombok Timur. Sebelum ditangkap, Uci sudah seminggu berada di rumahnya. (SR)

DPRD DPRD
Baca Juga  Warga Labuan Burung Laporkan Dugaan Pemotongan Dana Proyek