200 Peserta LTM 2020 Makan Malam di Istana Dalam Loka

oleh -14 views

SUMBAWA BESAR, SR (3/3/2020)

Gubernur Nusa Tenggara Barat yang diwakili Kepala Dinas Pariwisata Provinsi NTB HL. Moh. Faozal, S.Sos, M.Si dan Bupati Sumbawa yang diwakili Asisten Administrasi umum Sekretaris Daerah Sumbawa Ir. H. Iskandar D.,M.Ec.Dev menghadiri acara Welcome Dinner Lombok Travel Mart ke 7 di Halaman Istana Dalam Loka Sumbawa, Senin (2/3) malam. Hadir Ketua dan Wakil Ketua DPRD Sumbawa dan perwakilan Forkopimda, kepala perangkat daerah serta para peserta Lombok Travel Mart yang berasal dari wisatawan luar dan dalam negeri.

DPRD

Gubernur NTB diwakili Kadis Pariwisata NTB mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Sumbawa atas dukungannya dan penerimaannya malam ini. Salah satu tugas yang harus diselesaikan sesuai arahan Gubernur adalah Moyo, bagaimana brandingnya, promosinya hingga penguatan infrasturuktur yang harus dotingkatkan. Karena itu di awal tahun ini, Lombok Travel Mart (LTM) 7 mengangkat tema “Magical Moyo”.  Ia berharap setelah Moyo, akan ada yang bisa dihadirkan dan berapa target yang diraih LTM saat hadir di Sumbawa. “Insya Allah dalam waktu dekat Garuda akan kembali melayani rute Lombok–Sumbawa dan Sumbawa-Lombok serta kita memberikan stimulus dari Badas ke Labu Aji setiap Hari Sabtu dan Minggu. Semoga setelah LTM ini lebih banyak lagi kunjungan ke Moyo, maka grafik layanan lalulintas tranportasi laut ke Moyo akan kita tambah karena itu subsidi dari Pemerintah Provinsi,” jelasnya.

Baca Juga  Terpilih Sebagai TKSK Teladan, Jhon Kenedi Ingin Terus Berkonstribusi

Sementara Bupati yang diwakili Asisten Administrasi Umum Sekda Sumbawa, Ir. H. Iskandar D M.Ec.Dev mengucapkan selamat datang kepada para peserta Lombok Travel Mart 7 Tahun 2020. Ia bersyukur Sumbawa menjadi salah satu tujuan dan sasaran pilihan dari para peserta LTM 7. Dikatakannya, pariwisata Sumbawa belakangan ini baru menggeliat sehingga tidak salah Asosiasi Pelaku Pariwisata Indonesia (ASPPI) memilih lokasi yang benar–benar baru. Moyo ungkap Bupati, menjadi branding dalam serangkaian event tahunan di Kabupaten Sumbawa. Event yang diberi nama dengan Festival Pesona Moyo ini akan tetap dipertahankan sehingga nama Moyo yang sudah mendunia akan ikut membawa event-event pariwisata di Kabupaten Sumbawa untuk dikenal dunia.

Potensi wisata di Sumbawa menurut Bupati, hampir lengkap dimulai dari wisata alam pegunungan yang sekarang sedang menggeliat, kemudian wisata bahari yang salah satu wilayahnya sudah menjadi cagar Biosfer dunia. Yaitu Teluk Saleh, Pulau Moyo dan Gunung Tambora sebagai kawasan strategis pariwisata nasional. Selannjutnya wisata budaya, di antaranya Istana Dalam Loka. Istana Sultan Sumbawa ini memiliki nilai–nilai religi yang sangat kuat. Semua event–event yang dilaksanakan ini penuh dengan dengan nuansa adat istiadat yang bersendikan pada religi yang dianut masyarakat Sumbawa.

Di akhir sambutannya bupati berharap banyak pengalaman para peserta LTM setelah melihat potensi Sumbawa sehingga menjadi cerita yang bisa dikembangkan sekaligu menjadikan informasi yang bersifat promotif dalam rangka mendukung pengembangan pariwisata di Kabupaten Sumbawa.

Baca Juga  23 Positif Covid, Satu dari Marente Kecamatan Alas Sumbawa

Sebelumnya, Ketua DPP ASPPI Djohari Somad melaporkan bahwa LTM ini selalu mengangkat wisata-wisata yang baru. Tujuannya, agar dapat dinikmati oleh semua masyarakat dari NTB apabila pariwisata

NTB akan berkembang. “Kita mengetahui Sumbawa ini apa yang akan kita perkenalkan kepada tamu–tamu kita. Kalau diibaratkan Sumbawa ini adalah gadis cantik yang tidak banyak orang ketahui. Kita sebagai tourism soldier sebagai pelaku dan pejuang pariwisata tidak pernah mundur dan saat ini kita konsolidasi untuk pengembangan, dan event LTM 7 ini adalah untuk membuka wawasan kita bahwa NTB itu bukan hanya Lombok. Memang beberapa hal yang perlu dikembangkan adalah aksebility-nya masih sangat jauh dari harapan sebagai kota yang banyak dilalui oleh wisatawan,” bebernya. (SR)

DPRD DPRD