Tak Tercatat di DPT Tak Berhak Memilih, KTP Tak Berlaku

oleh -8 views

KERJASAMA SAMAWAREA DENGAN DINAS PMPD KABUPATEN SUMBAWA

Pilkades di Kabupaten Sumbawa

SUMBAWA BESAR, SR (3/3/2020)

Bagi warga yang tidak tercatat di Daftar Pemilih Tetap (DPT), harus mengurungkan niatnya untuk memberikan hak suaranya di Pilkades serentak yang digelar di Kabupaten Sumbawa, Rabu (4/3) besok. Meski memiliki KTP di desa tempat pemilihan, tetap saja ditolak.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Sumbawa, Varian Bintoro S.Sos M.Si yang dikonfirmasi media ini, membenarkan pemilih harus tercatat di DPT yang acuannya Pilpres dan Pileg. Meski memiliki KTP, tetap saja tidak bisa memilih jika tidak tercatat dalam DPT. Aturan ini diatur dalam Perda No. 1 Tahun 2015 tentang Kepala Desa. Dalam Perda itu menjelaskan bahwa DPT yang sudah ditetapkan oleh Panitia Pemilihan tidak dapat diubah kecuali ada pemilih yang meninggal dunia. Kemudian pada Peraturan Bupati Sumbawa No. 43 Tahun 2019 tentang Perubahan kedua Atas Perbup No. 12 Tahun 2016 tentang Pedoman Pelaksanaan Pilkades, menyebutkan, pemilih yang dapat menggunakan hak pilihnya adalah pemilih yang tercantum dalam DPT. Pemilih yang tidak terdaftar dalam DPT Pilkades tidak dapat memberikan hak pilihnya. Selanjutnya, pemilih yang tidak tercantum namanya dalam DPT, tidak dibenarkan menggantikannya dengan Kartu Tanda Penduduk (KTP) atau Surat Keterangan (Suket). “Penggunaan KTP, KK dan surat keterangan lainnya tidak dibenarkan dalam pemilihan kepala desa,” jelas Varian.

Baca Juga  10 Jabatan Lowong Terisi, Kadis PUPR Dijabat Rosihan, Kadis Kominfotik Diisi Ansori

Sebenarnya diakui Varian, sosialisasi terkait DPS maupun DPT sudah dilakukan. Sosialisasi ini dilakukan pada tahapan Pilkades, Oktober—Nopember 2019. Ini memberikan kesempatan kepada masyarakat yang belum tercatat di DPT agar proaktif untuk menyampaikannya kepada panitia. Karena itu yang tidak tercatat di DPT, tidak ada alasan belum mendapatkan informasi terkait hal tersebut. (JEN/SR)

 

DPRD DPRD