Nasruddin Ketua PWI NTB, Jamhur Koordinator Pulau Sumbawa

oleh -1 views

Terpilih Secara Aklamasi  

LOMBOK TIMUR, SR (29/2/2020)

Nasrudin terpilih sebagai Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) untuk periode 2020—2025. Terpilihnya wartawan RRI ini melalui Konferensi Provinsi PWI NTB yang dihadiri 36 pemegang kartu biru PWI dan sejumlah peninjau dari 10 kabupaten/kota di NTB yang digelar di Hotel Green Ori In, Desa Tete Batu, Kecamatan Sikur, Kabupaten Lombok Timur, Sabtu (29/2/2020). Nasruddin terpilih secara aklamasi dalam sidang yang dipimpin H. Ismail Husni, Jamhur Husain dan Hasan Effendy. Untuk menakhodai PWI NTB selama 5 tahun ke depan, Nasrudin akan didampingi H Rachman Hakim selaku Sekretaris dan Ahmad Ikliluddin sebagai Bendahara.

Sebelumnya, muncul beberapa nama untuk bersaing dalam pesta demokrasi wartawan ini. Selain Nasrudin, juga H. Rudi Hidayat dan Jamhur Husain guna merebut 36 suara. Hingga beberapa saat sebelum pemilihan, nama Jamhur Husain menguat menyusul adanya dukungan dari PWI Kabupaten/kota di Pulau Sumbawa. Boss Tribun Sumbawa ini cukup berpeluang karena suara Pulau Lombok terpecah dengan majunya Nasruddin dan H Rudi Hidayat. Namun melalui pertemuan yang alot pra Konferensi, disepakati pemilihan akan dilaksanakan secara musyawarah. Selain itu dalam kepengurusan PWI NTB diangkat 7 Wakil Ketua, dan jabatan terbaru adalah Wakil Ketua dan Koordinator Pulau Sumbawa. Amanah Koordinator ini diberikan kepada Jamhur Husain guna memperpendek rentang kendali dalam rangka mengakomodir dan melayani anggota PWI yang berada di 5 kabupaten/kota wilayah Pulau Sumbawa yaitu PWI Kabupaten Sumbawa, Kabupaten Sumbawa Barat, Kabupaten Dompu, Kabupaten Bima dan Kota Bima. Jabatan ini muncul mengisi struktur kepengurusan PWI NTB setelah adanya protes dari Zainuddin Jen Anggota PWI Kabupaten Sumbawa terhadap poin tata tertib Koferensi yang menyebutkan Calon Ketua PWI NTB berdomisili di Mataram. Dalam protesnya, Jen–akrab wartawan ini disapa menilai poin tersebut bersifat diskriminasi dan upaya mengamputasi peluang anggota PWI di Pulau Sumbawa untuk berkompetisi merebut pucuk pimpinan organisasi wartawan NTB tersebut. Padahal hal itu tidak diatur dalam AD/ART. Poin itu juga berpotensi terjadinya disintegrasi wilayah. Karena terkesan NTB itu hanya Pulau Lombok. Karena itu Jen mengusulkan agar dibentuk PWI Pulau Lombok dan PWI Pulau Sumbawa sehingga para pewarta di Pulau Sumbawa memiliki hak dan peluang yang sama dengan pewarta yang ada di Pulau Lombok.

Baca Juga  Rampung 2020, RSUD Sumbawa Senilai 315 M Dirancang Tahan Gempa

Jabatan Wakil Ketua lainnya adalah Bidang Organisasi dijabat H Abdus Syukur, Alfian Yusni (Wakil Ketua Bidang Media Siber/Multi Media), Azrul Azwar (Wakil Ketua Advokasi dan Pembelaan Wartawan), Rudi Hidayat (Wakil Ketua Bidang Pendidikan), Desak Putu Raka Akriyani (Wakil Ketua Bidang Kesra), dan H Abdul Muis M.Si (Wakil Ketua Bidang Kerjasama dan Antar Lembaga).

Untuk Dewan Kehormatan Daerah PWI Provinsi NTB, adalah H. Ismail Husni (Ketua), H. Agus Talino (Sekretaris), serta beranggotakan, H Achmad Sukisman Azmy, H. Mokh. Nasuhi M.Si, dan Dra. Teguh Yuli Astuti MM. (SR)

iklan bapenda