Pemprov Pesan Tiga Motor Listrik, UTS Bentuk Tim NGEBUTS

oleh -16 views

SUMBAWA BESAR, SR (27/2/2020)

Meski masih berencana mengembangkan motor listrik, Universitas Teknologi Sumbawa (UTS) sudah menerima pemesanan. Menyambut hal itu, UTS membentuk dan melaunching Team Motor Listrik “NGEBUTS”. Launching yang berlangsung di Ruang Publik Kreatif, Kamis (27/2/2020) ini dihadiri Rektgor UTS, Dr. Chairul Hudaya, Ricky Elson Si Putra Petir—sang pelopor mobil listrik nasional, serta ratusan mahasiswa Fakultas Teknik.

Rektor UTS yang ditemui SAMAWAREA di sela-sela kegiatan, mengatakan, tim yang dibentuk tersebut untuk menyambut rencana besar UTS dalam mengembangkan kendaraan listrik, yakni motor dan mobil listrik. Sebagaimana tagline UTS saat ini “Membumi dan Mendunia”, pihaknya akan mengawalinya dengan pembuatan motor listrik. Desain pembuatan motor listrik ini akan direalisasikan dalam waktu satu bulan menyusul adanya pemesanan dari Kadis Perindustrian Provinsi NTB. Sebab kendaraan itu akan digunakan oleh Gubernur NTB. “Ada tiga unit yang dipesan,” kata Doktor Chairul—akrab Rektor yang belum lama ini menggantikan Doktor Andy Tirta.

Dengan adanya pesanan ini, lanjutnya, tim tersebut akan menyusun rencana-rencana untuk desainnya. Keberadaan Ricky Elson di UTS akan dimanfaatkan untuk memastikan hal-hal teknis apa saja yang harus persiapkan mulai dari infrastruktur maupun software dan lainnya. “Target kami karena sudah diminta,  minimal dalam satu bulan ke depan sudah ada desain dari kita, memang jika dimungkinkan untuk langsung diaplikasikan,” ujar Rektor Chairul.

Baca Juga  Bulan Ramadhan, XL Axiata Hadirkan Program Penuh Manfaat

Tidak hanya motor listrik, UTS juga akan membuat kendaraan listrik seperti model motor balap di MotoGP. Dalam merealisasikannya, pihaknya akan merangkul semua bengkel-bengkel yang ada di sekitarnya untuk pembuatan rangka dan lainnya. Ia menargetkan ini akan bisa direalisasikan dalam waktu 3—4 bulan. Namun untuk menjadi suatu produk yang akan digunakan oleh masyarakat atau konsumen, banyak tahapan dan tes yang dilalui. Seperti uji tipe, uji kelayakan dan lainnya. Karenanya UTS harus bersinergi dengan sejumlah pihak. Untuk itu Gubernur mengutus Tim Pemprov di antaranya Kadis Perindustrian, Kadis Perhubungan, Bappeda dan PLN guna memberikan dukungan dan bisa saling bersinergi baik soal pendanaan ataupun perijinan. Sebab konsepnya, universitas tidak bisa memproduksi melainkan tempatnya melakukan penelitian dan pengembangan. “Kami harus bersinergi dengan yang lainnya. Ketika itu masuk proses produksi maka tidak akan membiarkan industry mengambil perannya. Dari hasil riset kampus, akan kami transfer kesana,” ujarnya.

Ia menyampaikan terima kasih kepada Gubernur NTB yang memberikan dukungan luar biasa sehingga sinergitas ini akan menjadi sangat penting. Dan UTS siap merealisasikan rencana-rencana tersebut dalam upaya mewujudkan motor listrik di NTB khususnya di Kabupaten Sumbawa. (JEN/SR)

 

iklan bapenda