Pembayaran Ganti Rugi Lahan Beringin Sila, Tuntas !

oleh -3 views

KERJASAMA SAMAWAREA DENGAN BAGIAN PERTANAHAN SETDA SUMBAWA

SUMBAWA BESAR, SR (25/2/2020)

Pembayaran ganti rugi lahan terdampak Pembangunan Bendungan Beringin Sila di Kecamatan Utan Kabupaten Sumbawa, akhirnya tuntas. Beberapa hari lalu, Bagian Pertanahan Setda Sumbawa mengundang sebanyak 40-an orang pemilik lahan di Kantor Bupati Sumbawa untuk menuntaskan pembayaran. “Alhamdulillaah sudah selesai. Ganti rugi diberikan sebesar 14 miliar rupiah,” ungkap Kabag Pertanahan Setda Sumbawa, Khaeruddin SE., M.Si saat ditemui SAMAWAREA, Selasa (25/2/2020).

Dikatakan Her—sapaan akrabnya, pembayaran itu untuk lahan tambahan. Sebab sebelumnya ada dua perencanaan terkait dengan pembangunan Beringin Sila ini. Awalnya lahan yang ada semua sudah dibebaskan. Ketika Tim Tekhnis dari Komisi Bendungan datang melihat kondisi lapangan, merekomendasikan agar batang bendungan dimundurkan sehingga diperlukan lahan tambahan. Sebelumnya batang bendungan agak ke atas sekitar 200 meter. Dan lahan itu sudah dibebaskan. “Tambahan lahan inilah yang kita tuntaskan pembayarannya pada Hari Rabu yang lalu,” ujarnya, seraya mengatakan proses pembayaran berlangsung aman dan lancar.

Seperti diberitakan, sebagai bagian pembangunan Bendungan Beringin Sila, dilakukan penerobosan terowongan pengelak Bendungan Beringin Sila. Pembangunan terowongan pengelak sepanjang 700 meter ini merupakan salah satu tahapan pembangunan bendungan senilai triliunan rupiah tersebut. Penerobosan terowongan ini juga menjadi penanda akan segera dibangunnya Main Dam atau bendungan utama Beringin Sila yang sejak tahun 2019 lalu dimulai pengerjaannya. Ditargetkan bendungan terbesar yang berlokasi di Kecamatan Utan ini rampung pada Tahun 2022 mendatang.

Baca Juga  Temu Usaha MICE Pesona Moyo 2019 Tuntut Pengusaha Mampu Bersaing

Untuk diketahui, Bendungan Beringin Sila yang dikerjakan PT. Brantas Abipraya selaku pelaksana, merupakan salah satu dari enam bendungan yang dilaksanakan pembangunannya di NTB selain Bendungan Tanju, Bendungan Mila, Bendungan Bintang Bano, Bendungan Meninting, dan Bendungan Tiu Suntuk. Keberadaan dan pemanfaatan Bendungan Beringin Sila nantinya selain untuk mengairi areal pertanian dan perkebunan masyarakat, juga mampu mereduksi banjir sebesar 10% atau 90 meter kubik perdetik. (JEN/SR)

DPRD DPRD