Gubernur Apresiasi Kontribusi Plan International Indonesia di NTB

oleh -1 views

MATARAM, SR (25/2/2020)

Yayasan Plan International Indonesia menggelar kegiatan ramah tamah dengan jajaran Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat. Bertempat di Hotel Santika Mataram, Senin (24/2/2020) acara ini diikuti Gubernur NTB, Dr. H. Zulkieflimansyah dan Ketua TP PKK Provinsi NTB, Hj. Niken Saptarini Widyawati Zulkieflimansyah beserta sejumlah Kepala OPD lingkup Pemprov. Yayasan Plan International Indonesia merupakan sebuah yayasan nasional yang memajukan dan memperjuangkan kesetaraan hak anak-anak dan perempuan. Berbagai program telah dilakukan Yayasan Plan International Indonesia di NTB antara lain, Sustainable Sanitation and Hygiene in Eastern Indonesia atau biasa disingkat SEHATI. SEHATI ialah Program Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM). “Provinsi Nusa Tenggara Barat ini membutuhkan kehadiran Plan International Indonesia,” ucap Gubernur memulai sambutannya.

Gubernur yang kerap disapa Bang Zul juga mengajak Yayasan Plan International Indonesia agar terus membangun sinergi dan berkontribusi dalam pembangunan di NTB. Pemprov dan juga Pemda diajak untuk semakin solid dengan berbagai NGO (Non Government Organization) dalam menyejahterakan masyarakat. “Kami atas nama Pemerintah Nusa Tenggara Barat mengucapkan banyak terima kasih dan mudah-mudahan kedepan kerjasama atau sinergi yang lebih baik bisa dibangun kembali. Bahkan kalau ada hal-hal yang diperlukan dari kami, kami akan bantu dengan maksimal,” pungkasnya.

Sejak 2016, Plan International Indonesia telah menjalankan berbagai programnya di NTB. Selain SEHATI, program-program lainnya seperti Yes I Do yang berfokus pada pencegahan pernikahan usia dini. Selain itu, ada pula Women and Disability Inclusive WASH and Nutrition Project (Winner Project) yang mengedepankan kesetaraan gender dan kebersihan serta masalah kesehatan seperti penurunan angka stunting dan berbagai program-program lainnya.

Baca Juga  Gubernur dan Mendagri Beri Semangat Lulusan UNU NTB

Direktur Executive Yayasan Plan International Indonesia, Dini Widiastuti mengungkapkan jika Plan Indonesia selalu berusaha meningkatkan kinerjanya di NTB. Karena itu, pada kesempatan kali ini Ia sengaja mengajak dewan pembina Plan untuk langsung mengunjungi Lombok. “Untuk makin memberikan dampak bagi anak-anak terutamanya anak-anak perempuan, memastikan hak-hak mereka bisa terpenuhi dan juga kesetaraan bagi anak perempuan dan laki-laki,” ungkap Dini.

Dini mengatakan jika pernikahan dini di NTB masih menjadi momok di tengah masyarakat. Untuk itu, kurangnya edukasi harus segera diatasi. Kemudian kasus-kasus lain seperti perundungan atau bullying hingga pengentasan narkotika di kalangan remaja. Menurutnya, orang tua dan guru memiliki peranan yang sangat penting dalam mencegah hal tersebut. “Saya tentu saja berharap kerjasamanya dan dukungan dari pemerintah, dari mitra-mitra akan terus berlangsung di sini,” harapnya.(SR)

DPRD DPRD