Tipu WNA, Polisi Tindak Karyawan Money Changer Nakal 

oleh -10 views

BALI, SR (24/2/2020)

Tim Resmob Sat Reskrim Polres Gianyar menindak salah satu money changer nakal yang mengelabui wisatawan asing menukarkan uang, Sabtu (22/2/2020). Dua orang karyawan money changer dibekuk dan dijadikan tersangka karena telah melakukan penipuan.

DPRD

Kasat Reskrim Polres Gianyar AKP Deni Septiawan mengatakan, informasi yang diterima dari masyarakat bahwa ada tindak kecurangan salah satu money changer di wilayah Padang Tegal, Ubud. Tim Resmob Sat Reskrim Polres Gianyar yang dipimpin oleh IPDA Eric Andian, turun ke lokasi bersama pecalang desa Padang Tegal. “Korban merupakan WNA asal Argentina, menukarkan mata uang asing di money changer tersebut sebesar 800 dolar Amerika yang disepakati seharga Rp 13.725,” jelas AKP Deni, Senin (24/2/2020).

Selanjutnya, karyawan money changer yang bertugas yakni IKD (23) dan IKUA (20) sama-sama berasal dari Karangsem, menghitung jumlah uang rupiah yang akan diberikan kepada korban. Namun korban tidak memperhatikan dengan seksama. “Setiba di hotel tempat korban menginap, korban menghitung uang yang diterima dari money changer. Ternyata jumlah uang yang seharusnya Rp 10.980.000, hanya berjumlah Rp 8.080.000,” terangnya.

Karena jumlah yang tidak sesuai, korban pun kembali ke money canger tersebut dan komplin dengan pelayanan petugas di money changer. Korban juga memberitahukan kejadian itu kepada pihak hotel tempatnya menginap dan diteruskan ke pecalang Desa Padang Tegal. “Saat tim opsnal dari Sat Reskrim Polres Gianyar mendatangi money changer yang dilaporkan, kedua karyawan money changer mengakui perbuatannya melakukan kecurangan saat menukarkan uang,” papar Deni.

Baca Juga  Temui Bapaslon SUKA, Kapolda dan Danrem Tak Ingin Situasi Chaos

Kedua karyawan itu kemudian digelandang ke Mapolres Gianyar untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya dan dilakukan penahanan. “Kedua tersangka dikenakan pasal 378 KUHP tentang penipuan dan penggelapan dengan ancaman hukuman 4 tahun penjara,” tegasnya.

AKP Deni juga menghimbau kepada wisatawan asing yang sedang berkunjung ke Bali, khsususnya di Gianyar untuk berhati-hati dalam melakukan transaksi, mencari money changer yang resmi dan memiliki izin. (SR)

DPRD DPRD