Bupati: Pelatihan Tikrar Momentum Tumbuhkan Kembali Semangat Keislaman

oleh -0 views

SUMBAWA BESAR, SR (23/2/2020)

Bupati Sumbawa meminta kepada seluruh peserta Pelatihan Menghafal Al-Qur’an yang menggunakan Metode Tikrar (menghafal tanpa menghafal) untuk dapat mengamalkan dan mengajarkan ilmu yang diperoleh. Ia berharap melalui pelatihan itu dapat menjadi benteng bagi masyarakat terutama generasi muda terhadap maraknya prilaku yang menggradasi moral. Dalam proses menghafal Al Qur’an cukup banyak metode yang digunakan, salah satunya metode Tikrar yakni hafal tanpa menghafal. “Menghafal dengan metode ini merupakan bentuk sistematisasi cara menghafal Al Qur’an yang paling tua dan paling banyak diamalkan para pengafal Quran dari dulu sampoai sekarang. Metode ini tidak menuntut penghafal untuk menghafal secara langsung, namun membaca Al Quran dengan mengulang bacaan berkali-kali sehingga secara tidak langsung otak akan mengingat bacaaan tersebut,” kata Bupati yang disampaikan melalui Sekda Sumbawa, Drs. H. Hasan Basri MM saat membuka secara resmi Pelatihan Menghafal Al-Qur’an dengan Metode Tikrar yakni “Hafal tanpa Menghafal” di Masjid Al Muttaqien Lembaga Deeniyat Sumbawa yang berlokasi di Jalan Lintas Raberas—Kebayan, depan Taman Unter Ketimis, Kelurahan Uma Sima Kecamatan Sumbawa, Ahad (23/2/2020).

Bupati yakin dan percaya seluruh peserta pelatihan ini dengan mudah mempraktekkan metode ini. Ayat Suci Al Qur’an yang dihafal secara fasih dan dilantunkan dengan suara yang merdu akan memberikan perubahan dasar terhadap tata kehidupan masyarakat sehari-hari ke arah yang lebih baik. Tidak kalah pentingnya adalah ayat-ayat Suci Alquran difokuskan pada perenungan isi dan nilai-nilai di dalamnya. Hal ini agar ayat suci yang dihafal tersebut berbanding lurus dengan prilaku hidup masyarakat khususnya para generasi muda sebagai penentu arah bangsa ke depan. “Sebagaimana Firman Allah SWT, ini (Al Qur’an) adalah sebuah kitab yang kami turunkan kepadamu penuh dengan berkah supaya mereka memperhatikan ayat-ayatnya dan supaya mendapat pelajaran bagi orang-orang yang mempunyai pikiran,” ucap Sekda mengutip Surat Shaf ayat 109.

Baca Juga  PENGUMUMAN HASIL TES TERTULIS CALON ANGGOTA PANWASCAM SE KABUPATEN SUMBAWA

Ia berharap pelatihan tersebut menjadi momentum untuk menumbuhkan kembali semangat keislaman. Sebab menghafal Al Quran sekaligus memahami makna yang terkandung di dalamnya akan memberikan pencerahan bathin sekaligus wawasan pemikiran tentang hakekat makna dan tujuan kehidupan manusia di dunia ini. “Semoga seluruh peserta dapat mengikuti pelatihan ini dengan baik dan berupaya untuk dapat menyerap semaksimal mungkin materi yang diberikan dan nantinya apa yang diperoleh ini akan memudahkan mempraktekkan menghafal Al Quran. Kepada panitia dan instruktur saya menyampaikan perhartgaan dan terima kasih. Insya Allah jerih payahnya dalam membumikan Al Qur’an akan bernilai ibadah di sisi Allah SWT,” demikian Bupati. (SR)

 

iklan bapenda