Puskesmas Taliwang Catat 13 Catin Terdeteksi Hamil Pranikah

oleh -2 views

SUMBAWA BARAT, SR ( 19/2/2019)

Setiap pasangan yang akan melangsungkan pernikahan akan dilakukan pemeriksaan tes Kesehatan Calon Pengantin (CATIN) di puskesmas. Demikian juga bagi masyarakat Kecamatan Taliwang melakukan tes kesehatan Calon Pengantin di Puskesmas Taliwang untuk mengetahui kondisi fisik pasangan masing masing. Dalam pengecekan kesehatan dilakukan juga tes urin bagi wanita. Dalam tes urine ini bukan hanya mendeteksi penyakit tapi juga melainkan kehamilan sebelum menikah.

Ditemui SAMAWAREA, Rabu (19/2/2020), Kepala Puskesmas Taliwang, dr. Darmansyah mengatakan di Puskesmasnya menerima pemeriksaan kesehatan Calon Pengantin (Catin) kerjasama dengan KUA Kecamatan Taliwang. Tujuannya agar masing-masing Calon Pengantin mengetahui kondisi sebelum menjalani kehidupan sebagai sepasang suami istri. Dari hasil tes urine, ternyata ada juga calon pengantin yang positif hamil. Dari data yang dihimpun medio Maret–Oktober 2019, tercatat 13 orang positif hamil dari 200 lebih calon pengantin yang melakukan pemeriksaan kesehatan. Pemeriksaan Catin ini ungkap dr Darmansyah, sangat penting bagi pihaknya di Puskesmas karena apabila ada yang positif hamil dapat cepat diambil tindakan untuk menanganinya. Sebab orang hamil harus tetap melakukan pemeriksaan rutin untuk menekan angka kematian bayi dan anak. “Dalam kasus kematian bayi dan anak kebanyakan karena kurang pemeriksaan yang dilakukan oleh ibu kepada petugas kesehatan. Sehingga nutrisi ibu dan bayi tidak terpenuhi karena kurangnya pengetahuan ibu terhadap kebutuhannya saat hamil,” jelas dr Darmansyah.

Baca Juga  Update 13 April: Tidak Ada Penambahan Pasien Positif Covid di NTB

Sedangkan yang hamil di luar nikah, ungkapnya, terkadang malu melakukan pemeriksaan. Bahkan ada yang ditemukan  yang tidak mengetahui dirinya hamil karena usia kehamilannya masih muda. Sedangkan pemeriksaan hasil dilakukan sejak awal awal kehamilan. Kondisi seperti ini menjadi berisiko kematian anak dan bayi. “Dalam perjalanannya apabila kami menemukan ada yang positif hamil kami langsung memberitahukan kepada bidan desanya dimana dia tinggal untuk terus dipantau kesehatannya dengan melakukan pemeriksaan secara berkala,” ujarnya.

Tes kesehatan Catin bertujuan mendeteksi secara dini penyakit menular, mengetahui status gizi dan kesehatan Catin, mendeteksi penyakit kronis, mengetahui kesehatan fisik dan psikis Cantin untuk memiliki anak, serta melakukan status Imunisasi Tetanus Toxsoid (TT). (HEN/SR)

iklan bapenda