Curi Hewan di Beberapa Tempat, Mawardi Didor Polisi

oleh -4 views

LOMBOK TIMUR, SR (20/2/2020)

Satuan Reserse dan Kriminal Polres Lombok Timur dibantu Tim Elit Sabhara terpaksa menembak pelaku pencurian hewan yang kerap beraksi di beberapa tempat, Selasa (18/2/2020). Tindakan yang diambil polisi ini karena pelaku bernama Mawardi alias Mawar (34) ini berusaha kabur saat hendak ditangkap.  Berdasarkan laporan polisi, Mawar dkk beraksi di empat lokasi sejak 2016 hingga 2019. Residivis kasus pencurian ternak dan perampokan ini sudah lama dicari polisi sejak ditetapkan dalam daftar pencarian orang (DPO), 11 Januari 2016 lalu. Sebelumnya, 3 rekan Mawardi sudah tertangkap. Adalah Pahil alias Delah (42), Mahnan alias Amaq Ren (36), Sukamah (50), dan seorang penadah, Amin (35). Komplotan ini sering melakukan aksinya di wilayah Kecamatan Masbagik, Kecamatan Sikur, dan Kecamatan Pringgasela.

Kapolres Lotim yang dikonfirmasi melalui Kasat Reskrim AKP I Made Yogi, SIK., SE mengakui hal itu. Sebelum tertangkap, pelaku yang berjumlah 3 orang melakukan aksinya pada malam hari dengan cara merusak kandang sapi milik Amaq Sul menggunakan gergaji dan parang. Kemudian dua ekor sapi dituntun ke jalan raya. Karena kesulitan dengan medan yang dilewati dan takut dipergoki warga, satu ekor sapi dilepas tidak jauh dari rumah korban. Satunya lagi digiring sampai di Desa Kotaraja, Kecamatan Sikur dan selanjutnya dinaikkan ke atas truck milik Kamah. Tujuannya hendak dijual ke warga di daerah Gunung Bagik Desa Terara. Setelah menerima laporan polisi bergerak. Satu per satu rekan pelaku dicokok termasuk penadahnya. Selang beberapa tahun, Mawar yang telah lama bersembunyi kembali ke rumahnya di Ds. Borok Lelet, Kec. Masbagik, Lotim. Polisi yang mendapat informasi, bergerak menangkap Mawar. Kedatangan polisi diketahui sehingga pelaku ini kabur ke arah persawahan melalui jendela belakang. Karena tak menggubris tembakan peringatan, polisi akhirnya melumpuhkan pelaku dengan tembakan lurus menembus betis kanan. “Saat ini pelaku kami amankan di Polres Lombok Timur untuk dilakukan pengembangan penyidikan,” ungkap Kasat Yogi. (SR)

iklan bapenda
Baca Juga  Kabur dari RSUD Praya, Pasien Positif Covid Ditemukan di Persawahan