Tantang Polisi di Medsos, DPO Curanmor Asal Lotim Ditembak di Sumbawa

oleh -3 views

LOMBOK TIMUR, SR (18/2/2020)

Inilah akibatnya jika sesumbar menantang polisi. AR alias Rady alias Cobra alias Gajah alias Semut (38) terpaksa berjalan dengan satu kaki. Sebab kaki kirinya terluka parah akibat ditembak polisi. Cobra asal Desa Batu Putik Kecamatan Keruak, Lotim ini adalah pelaku curanmor yang paling dicari. Sejak dinyatakan DPO pada 1 Januari 2019 lalu, keberadaan Cobra berpindah-pindah. Bahkan pria bertatto ini beberapa kali menantang polisi melalui akun facebooknya.

Kapolres Lombok Timur melalui Kasat Reskrim AKP Made Yogi SIK., SE menjelaskan, kasus curanmor yang dilakukan Cobra terjadi dua tahun lalu, sekitar Desember 2018 di Longkang Siwi, Sukaraja, Lotim. Pelaku mengambil sepeda motor korban saat terparkir di pinggir jalan dalam keadaan stang terkunci yang tinggalkan korban untuk menontong wayang. Sata hendak pulang korban terkejut karena sepeda motor yang diparkir berjarak sekitar 15 meter ini, raib. Polisi yang menerima laporan melakukan penyelidikan. Setelah pencarian yang cukup panjang, polisi mendapat informasi bahwa pelaku bersembunyi di Pulau Sumbawa. Tanpa membuang waktu, Tim Resmob Polres Lotim bersama anggota Polsek Jerowaru menuju Sumbawa. Minggu, 16 Februari dinihari pelaku ditangkap di tempat persembunyiannya di wilayah Kecamatan Alas Barat, Kabupaten Sumbawa. ketika dalam perjalanan menuju Lotim, pelaku berusaha melarikan diri dengan melawan petugas. Akibatnya polisi menembak betis kiri pelaku. “Pelaku merupakan DPO Polres Lotim sejak 2018 dan selama ini bersembunyi di berbagai tempat di luar Pulau Lombok. Saat dalam pelariannya pelaku kerap menulis di status Faccebook miliknya menantang petugas,” kata Kasat Yogi. (SR)

DPRD DPRD
Baca Juga  Kapal Polisi Selamatkan Kapal Nelayan yang Tenggelam di Gili Sulat