Kolaborasi TNI-Polisi, Ringkus Pengedar Narkoba di Lopok

oleh -7 views

SUMBAWA BESAR, SR (18/2/2020)

Pengedar narkoba di wilayah Kecamatan Lopok, Kabupaten Sumbawa, berhasil ditangkap, Selasa (18/2). Pengedar berinisial NI (25) ini ditangkap di rumah orang tuanya, Desa Langam Kecamatan Lopok. Penangkapan ini berkat kolaborasi antara Babinsa Langam Koramil 1607-06/Lape Lopok Serka Muhammad Yasin dengan jajaran Satres Narkoba Polres Sumbawa. Dalam penangkapan itu diamankan sejumlah barang bukti berupa narkotika jenis shabu sebanyak 6 poket terdiri dari 2 poket besar, 3 poket sedang dan 1 poket kecil. Selain itu 1 buah timbangan, bong, kaca, 3 HP, ATM BRI, dan 2 buah kotak HP.

Menurut Babinsa Serka Muhammad Yasin, penangkapan pengedar narkoba ini berdasarkan informasi yang kemudian bersama polisi melakukan penggerebekan. Setelah menemukan sejumlah barang bukti, pengedar tersebut langsung dibawa ke Polres untuk diproses lebih lanjut.

Terpisah, Komandan Kodim 1607/Sumbawa Letnan Kolonel Inf Samsul Huda, SE. M.Sc., memberikan apresiasi atas sinergi antara aparat Kepolisian dengan jajarannya dalam Pencegahan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) khususnya di wilayah Kabupaten Sumbawa. Menurutnya, langkah P4GN memang harus dilakukan dengan melibatkan semua pihak secara bersama-sama sehingga dapat memperkecil ruang dan gerak para pelaku pengedar maupun penyalahguna narkotika. “Ini harus dilakukan, minimal memperkecil atau membatasi penyalahgunaan dan peredaran narkotika mulai dari skup terkecil yakni keluarga, lingkungan hingga tingkat desa,” jelas Dandim.

Selain itu, mantan Danyonif RK 744/SYB tersebut juga menyampaikan berdasarkan data BNN Provinsi NTB tahun 2019, kelompok umur yang banyak menggunakan narkotika antara 15-20 tahun disusul umur 20-25 tahun. Hal itu, kata Samsul Huda, menunjukan penyalahgunaan narkotika banyak di kalangan anak-anak muda generasi penerus bangsa. Untuk itu, pihaknya mengingatkan dan mengimbau adik-adik generasi muda tidak mencoba-coba menggunakan narkotika karena dampaknya sangat berbahaya terhadap kesehatan dan pola pikir serta sanksi hukumannya sangat tegas dan jelas yang diatur dalam Undang-Undang No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. (SR)

iklan bapenda
Baca Juga  Tabrak Rombongan Karnaval, Mobil Lukai 8 Orang Anak