RSUD Sumbawa Segera Miliki Alat CT-Scan

oleh -46 views
Rapat Dirut RSUD dan Dewan Pengawas untuk pengadaan CT-Scan

SUMBAWA BESAR, SR (17/2/2020)

RSUD Sumbawa akan segera memiliki Computerized Tomography Scan (CT-Scan). Alat kesehatan yang terbilang canggih ini sangat bermanfaat untuk mendiagnosis dan memonitor beragam kondisi kesehatan. Pasalnya, beberapa penyakit berbahaya seperti kanker, jantung, stroke, gangguan ginjal, hipertensi dan sebagainya, bisa dideteksi secara dini menggunakan alat tersebut. Untuk mendapatkan alat ini, Kabupaten Sumbawa tidak cukup dana. Karenanya Direktur RSUD Sumbawa, dr. Dede Hasan Basri mencari cara agar bisa memiliki CT-Scan. Salah satunya dengan skema bagi hasil.

DPRD

Ditemui belum lama ini, dr. Dede—akrab Dirut RSUD Sumbawa ini disapa, mengakui bahwa keberadaan alat ini sudah menjadi kebutuhan guna peningkatan pelayanan kesehatan masyarakat. Untuk pengadaan alat yang cukup mahal tersebut, pihaknya sudah mengajukan penawaran ke sejumlah BUMN dan BUMD di antaranya Bank NTB Syariah dan BNI, dengan skema bagi hasil. Namun hingga kini pihaknya belum mendapat jawaban dari penawaran dimaksud. Akhirnya Ia berangkat ke Jakarta mengajukan penawaran ke salah satu perusahaan dan disambut positif. Perusahaan ini ungkap dr Dede, sudah menjalin kerjasama dengan sejumlah rumah sakit ternama untuk pengadaan CT-Scan. Seperti Rumah Sakit Darmais dan lainnya. Untuk persiapan kerjasama ini, perusahaan tersebut meminta RSUD menyiapkan draftnya. Secara lisan, perusahaan tersebut menyetujui draft yang diajukan. “Tinggal kita menunggu untuk penandatanganan kerjasama ini secara resmi,” kata dr. Dede saat di ruang kerjanya.

Baca Juga  Gubernur NTB: 1000 Hari Pertama Kehidupan Penentu Kualitas SDM

Terkait dengan bagi hasil, dr. Dede menyebutkan perusahaan pengadaan CT-Scan akan mendapatkan 70 persen, sedangkan daerah 30 persen. Seiring berjalannya waktu, persentase yang diterima perusahaan akan berkurang dan yang diterima Pemda akan bertambah, hingga akhirnya nanti alat itu menjadi milik RSUD seutuhnya. Selama beroperasi, pemeliharaan, tekhnisi dan upgrade alat tersebut, menjadi tanggung jawab perusahaan penyedia. “Rencananya alat ini akan ditempatkan di rumah sakit baru. Semoga keberadaan alat ini, mampu melayani penanganan penyakit-penyakit yang sebelumnya tidak bisa tertangani di Sumbawa, sekaligus menjadi RSUD Sumbawa sebagai pilihan rujukan dari berbagai daerah terutama di Pulau Sumbawa,” pungkasnya. (JEN/SR)

DPRD DPRD