Jelang UN dan Akhir Semester, SMAN 1 Plampang Tanpa Kepsek dan PLT

oleh -2 views

SUMBAWA BESAR, SR (16/2/2020)

Sejak Afendi S.Pd M.Pd dimutasi sebulan yang lalu, jabatan Kepala SMAN 1 Plampang lowong. Bahkan sekolah itu tanpa diisi oleh pelaksana tugas (PLT). Padahal saat ini sekolah favorit di wilayah Sumbawa bagian timur itu sedang mempersiapkan pelaksanaan ujian nasional dan akhir semester.

Ketua Himpunan Pelajar dan Mahasiswa Kecamatan Plampang, Handika Pratama S.Kom kepada wartawan, Sabtu (15/2/2020) menyatakan kekhawatirannya bahwa kondisi tersebut akan mengganggu keberlangsungan perkembangan pendidikan di sekolah tersebut. Apalagi saat ini jelang Ujian Nasional dan akhir tahun ajaran. Karena dibutuhkan proses keabsahan administrasi terutama menyangkut beberapa kepentingan siswa sekolah, seperti penandatanganan ijazah siswa. Ini harus dilakukan kepala sekolah definitive. “Plt pun kewenangannya terbatas. Apalagi sekarang jangankan kepala sekolah definitive PLT pun tidak ada. Kami tidak ingin anak-anak kami yang menjadi korban,” sesalnya, seraya mengatakan kekosongan jabatan kepala sekolah yang berlarut-larut akan menghambat perkembangan sekolah, karena tak bisa mengambil kebijakan strategis.

Ia mendesak Pemerintah Provinsi NTB melalui Balai Pendidikan Wilayah, harus secepatnya mengambil solusi mengangkat kepala sekolah definitif untuk menjaga berbagai kemungkinan, terutama siswa kelas XII yang sebentar lagi lulus sekolah.

Sementara itu, Ketua Komite SMAN 1 Plampang, Burhanuddin HE  S.Pd menilai Pemprov menggelar mutasi kepala sekolah di saat yang tidak tepat, momen menghadapi semester akhir tahun ajaran dan Ujian Nasional. Ironisnya lagi mutasi itu tanpa ada pengganti orang yang dimutasi. Karenanya Ia mendesak Pemprov segera mengisi kekosongan jabatan Kepsek di sekolahnya sehingga urusan pendidikan menjadi mudah dan lancar. “Kalau untuk kegiatan belajar mengajar, selama ini masih lancar tak menemui kendala berarti. Cuma memang tetap kebutuhan kepsek definitif harus segera terisi,” desaknya.

Baca Juga  Anak Terima Beasiswa Pemprov NTB, Orang Tua Terharu dan Bangga

Wakasek SMAN 1 Plampang Bidang Kurikulum, Shophan Sabasyah S.Pd, mengaku belum mengetahui kapan pengisian kekosongan jabatan Kepseknya. Meski demikian, sejauh ini keberlangsungan operasional sekolah tetap lancar. Demikian juga pelayanan pendidikan kepada masyarakat tetap berjalan dengan baik. Pasalnya, urusan sesuai bidang permasalahannya bisa ditangani oleh para Wakasek.

Meski demikian belum adanya kepsek definitive, tetap berpengaruh. Seperti saat ini siswa Kelas XII akan mengikuti simulasi gladi bersih UNBK secara nasional pada 17 Maret untuk SMK dan 24 Maret untuk SMA. Karena tidak adanya kepala sekolah, pihaknya belum bisa memastikan akan mengikuti atau tidak simulasi tersebut. Sebab ketika ada persoalan, tidak ada yang bertanggungjawab. “Tanpa kepala sekolah, ibarat anak ayam yang kehilangan induknya,” ujarnya. (BUR/SR)

iklan bapenda