Program Sembako Diharapkan Turunkan Angka Kemiskinan di Sumbawa

oleh -2 views

KERJASAMA SAMAWAREA DENGAN DINAS SOSIAL KABUPATEN SUMBAWA

SUMBAWA BESAR, SR (12/2/2020)

DPRD

Program Sembako Tahun 2020 atau pengembangan dari Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) disosialisasikan. Kegiatan yang digelar Selasa (11/2) ini dibuka resmi oleh Bupati Sumbawa yang diwakili Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekda, Dr. H. Muhammad Ikhsan M.Pd. Hadir di antaranya Pimpinan OPD, Pimpinan Cabang BRI Sumbawa, Kapolres Sumbawa, tokoh agama dan tokoh masyarakat.

Dalam sambutan tertulisnya, Bupati menyampaikan bahwa Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) merupakan bantuan sosial pangan dalam bentuk tunai yang diberikan kepada Keluarga Penerima Manfaat (KPM) setiap bulannya melalui mekanisme akun elektronik yang digunakan untuk membeli bahan pangan di pedagang pangan atau E-warong yang bekerja sama dengan Bank dan Bulog.

Dikatakan, transformasi BPNT menjadi program sembako dilakukan dalam rangka mewujudkan penguatan perlindungan sosial dan meningkatkan efektivitas program bantuan sosial pangan kepada Keluarga Penerima Manfaat. Program BPNT yang akan bertransformasi menjadi program sembako ini juga memberikan konstribusi pada penurunan persentase penduduk miskin di Kabupaten Sumbawa yang masih berada pada angka 16,73% di tahun 2015, dapat ditekankan menjadi 14,08% pada tahun 2018, bahkan menjadi 13% pada tahun 2019. “Capaian ini tidak lepas dari intervensi berbagai program bantuan sosial, baik yang bersumber dari APBD Kabupaten Sumbawa, maupun yang bersinergi dengan Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Pusat, seperti Program Keluarga Harapan, Kelompok Usaha Bersama, Kredit Sahabat bagi petani miskin, termasuk Program Bantuan Pangan Non Tunai yang akan bertransformasi menjadi program sembako ini,” ujarnya.

Baca Juga  Gubernur NTB: Ekonomi Mantap Keadilan akan Menyapa

Di akhir sambutannya, Bupati berharap keseriusan terutama perangkat kecamatan, desa dan kelurahan untuk proaktif berpartisipasi dalam proses inventarisasi penerima manfaat program sembako, agar ke depan program ini dapat berjalan secara efektif dan tepat sasaran, tentunya berdasarkan data-data yang valid dan akurat. (SR)

DPRD DPRD