Home / HukumKriminal / Sudah 10 Pejabat Diperiksa Jaksa Terkait Anggaran di Dinas P2KBP3A Sumbawa

Sudah 10 Pejabat Diperiksa Jaksa Terkait Anggaran di Dinas P2KBP3A Sumbawa

SUMBAWA BESAR, SR (11/2/2020)

Kejaksaan Negeri Sumbawa tak ingin membuang waktu dalam menangani kasus dugaan penyimpangan penggunaan dana operasional di Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (P2KBP3A) Kabupaten Sumbawa senilai miliaran rupiah.

Sejak mulai action pada 3 Februari lalu, Kejaksaan langsung memanggil Kepala Dinas setempat, Tri Karyarti S.Sos untuk dimintai keterangannya. Seakan tak memiliki limit waktu, kejaksaan melayangkan panggilan berikutnya kepada sejumlah pejabat di kantor yang persis bertetangga dekat dengan Kantor Kejaksaan Sumbawa tersebut. “Sudah ada sekitar 10 orang yang kami mintai keterangannya. Semua adalah pejabat di dinas itu,” kata Kajari Sumbawa yang dikonfirmasi melalui Kasi Pidana Khusus, Reza Safitsila Yusa SH, Selasa (11/2/2020).

Diakui Reza—sapaan akrabnya, penanganan kasus ini sudah memasuki tahapan penyelidikan, setelah pihaknya melakukan pengumpulan data dan keterangan beberapa waktu lalu. Penyelidikan ini dilakukan untuk mencari bukti permulaan guna memastikan ada dan tidaknya perbuatan pidana. “Masih banyak yang kami panggil, ini dilakukan secara bertahap,” akunya.

Seperti diberitakan, penyelidikan yang dilakukan pihak Kejaksaan Negeri Sumbawa terkait adanya laporan mengenai penggunaan dana di Dinas P2KBP3A Kabupaten Sumbawa dalam Tahun Anggaran 2017-2018 sekitar Rp 3 miliar. Penggunaan dana itu diindikasikan bermasalah. Anggaran tersebut untuk pengadaan alat-alat kontrasepsi dan insentif yang disinyalir peruntukannya tidak jelas. Pada masa itu Kadis P2KBP3A dijabat Ibrahim Patawari. (JEN/SR)

 

Lihat Juga

Tak Pakai Masker, Puluhan Orang di KSB Terjaring Operasi Yustisi

SUMBAWA BARAT, samawarea.com (18/9/2020) Polres Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) bersama TNI dan Pemerintah Derah setempat ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *