Tahanan Narkoba Ditemukan Gantung Diri di Kamar Mandi Sel Lapas

oleh -22 views

BALI, SR (4/2/2020)

Seorang tahanan paruh baya, Dewa Putu Putra Adnyana (38) asal Banjar Munduk Anggrek Desa Yeh Embang Kauh, Kecamatan Mendoyo Jembrana mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri. Korban ditemukan gantung diri di dalam kamar mandi Wisma Ubud, Lapas Kelas II A Kerobokan, Jalan Tangkuban Perahu, Lingkungan Taman Merthanadi, Kelurahan Kerobokan Kelod, Kuta Utara, Badung, Bali, Senin, (03/02), setelah pengecekan pukul 12.00 Wita. Polisi saat ini masih mendalami motif yang memicu pemuda bertato berstatus penahanan PN Denpasar ini gantung diri. Pemuda ini ditahan karena kasus narkoba.

Menurut informasi, jenazah Dewa Putra pertamakali ditemukan oleh Hendi Trisniadi (51) warga binaan asal Jakarta di kamar sel nomor 5 Wisma Ubud. Hendi menggedor-gedor pintu kamar mandi, namun tidak ada suara. Saat dibuka ternyata korban dalam keadaan tergantung. Selanjutnya, rekannya bernama Hari Siswanto (38) mencoba memegang korban dirasakan masih hangat. Korban diturunkan dengan memotong baju lengan panjang warna biru dongker yang diikatkan di loster kamar mandi, menggunakan silet. Selanjutnya korban dievakuasi ke Aula Lapas Kerobokan dengan kondisi badan korban masih lemas. Hasil pemeriksaan dr. Arya—dokter Klinik Lapas Kelas II A Kerobokan, korban dinyatakan telah meninggal dunia.

Kapolsek Kuta Utara mengatakan hasil pemeriksaan terhadap jasad korban, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan, hanya ada lebam mayat kemerahan pada punggung bagian bawah tubuh korban. Selain itu lidah tidak menjulur, mulut dan gigi tertutup rapat, dari kemaluan mengeluarkan sperma, dan anus mengeluarkan kotoran serta badan masih lemas. “Ya, kematian korban identik dengan orang gantung diri,” bebernya sembari mengatakan jenazah korban sudah dibawa ke RSUP Sanglah, seraya mengakui sejauh ini motif korban gantung diri belum diketahui. (SR)

 

DPRD DPRD
Baca Juga  Sopir dan Penumpang DAMRI Tewas Tertancap Besi