Kelanjutan Pembangunan Boulevard Jalan Garuda Dilaksanakan Maret ini

oleh -18 views
H. Lalu Suharmaji ST, Asisten 3 Sekda Sumbawa

KERJASAMA SAMAWAREA DENGAN DINAS PUPR KABUPATEN SUMBAWA 

SUMBAWA BESAR, SR (4/2/2020)

Kelanjutan pembangunan boulevard Jalan Garuda dan Jembatan Pelempit akan dilaksanakan pada Tahun 2020 ini. “Paling laqmbat Bulan Maret ini sudah action di lapangan,” kata Asisten 3 Sekda Sumbawa, H. Lalu Suharmaji ST, belum lama ini.

Untuk pelaksanaannya, ungkap mantan Kadis PUPR ini, sudah dirapatkan secara menyeluruh dengan semua stakeholder terkait guna membahas beberapa hal termasuk bangunan yang terkena dampak seperti kios di Pasar Brang Biji. Itu sudah diantisipasi lebih dini agar dalam pelaksanaan kegiatan nanti tidak menjadi kendala. “Alhamdulillah sudah hampir saya katakan 90 persen bangunan yang ada sudah melakukan pembongkaran. Tinggal sekarang kami akan koordinasi dengan SDN Lempeh. Karena kemarin anak kita masih melaksanakan ujian, sehingga itu menjadi pertimbangan. Sebagian ruang belajar SDN Lempeh yang terkena, tepatnya di bagian depan kiri dan kanan. Namun dua ruang belajar yang akan dibongkar ini akan berpengaruh terhadap ruang belajar yang lain,” katanya.

Sebelum bangunan SDN Lempeh dibongkar, pihaknya akan menyiapkan lokasi pemindahannya. Bisa di Kantor BPBD atau di SMPN 1 Badas. “Tadi sudah kita koordinasi dengan Diknas, dan Bagian Aset agar anak-anak kita ini tetap bisa melaksanakan kegiatan belajar mengajar,” tandasnya.

Terkait dengan aset-aset pemerintah daerah yang terkena dampak, Suharmaji menyebutkan patung kerbau yang juga akan dipindahkan yang rencananya direlokasi ke areal bandara. Kemudian tiang Telkom sekitar 3 sampai 4 buah dan bangunan ATM, sejauh ini belum dilakukan pembongkaran. Meski demikian ATM nya sudah dipindahkan. Saat ini juga pihaknya melakukan pemindahan pagar Masjid Lempeh.

Baca Juga  Toko Harapan Baru Inisiasi Peduli Bima

Ia berharap masyarakat dapat membantu pemerintah daerah, agar pelaksanaan proyek tersebut tidak mendapat kendala di kemudian hari. Karena pelaksanaan kegiatan ini baik Jalan Garuda maupun jembatan itu hanya 8 bulan. “Dan Insya Allah nanti pada minggu keempat Februari kita akan melaksanakan launching terhadap kedua kegiatan dimaksud,” imbuhnya.

Dengan beroperasinya Jalan Garuda dan jembatan, tentunya akan berpengaruh terhadap rekayasa lalulintas. Yang paling penting, akses keluar masuknya ke Bandara, akses keluar masuk jalan ke Kampung Mande maupun akses  di seputaran Lempeh, SD, masjid dan sebagainya”. Itu akan kita koordinasikan lebih lanjut lagi dengan PPK, Balai Jalan, dan rekanan yang akan memenangkan kegiatan nantinya. Sehingga boulevard atau taman yang ada di tengah itu bisa kita tempatkan di tempat yang semestinya,” pungkasnya. (SR)

iklan bapenda